Thu. Sep 19th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

13 Tahun Perduki Chapter Keuskupan Agung Pontianak

PERAYAAN HUT ke-13 Perduki Chapter Keuskupan Agung Pontianak (KAP) telah berlangsung di sebuah restoran di Kota Pontianak beberapa watu lalu. Ikut hadir dalam Perayaan Ekaristi syukur,  pesta makan bersama, dan aneka hiburan ini antara lain rombongan para imam.

Mereka ini antara lain Romo Timotius OFMCap,  Romo Orlando OSM, Romo Inno OFMCap, Romo Herman Mayong OFMCap (Minister Provinsial Ordo Fransiskan Kapusin Provinsi Pontianak), Romo Leo OFMCap, Romo Prasetio CDD, Romo   Alex Pr, Romo  Yosef Juowono OFMCap, Romo Astanto CM.

 Aneka harapan

Romo Herman Mayong OFM Cap memulai homilinya  dengan mengutip banyak kata–kata orang bijak. Orang bijak jangan mencari yang indah, yang indah belum tentu tulus.

“Orang tulus,  rezekinya  tidak pernah putus-putus. Namun, kita tetap harus  menjaga jati diri dan aktif membantu dengan memberi secara tulus,” imbuhnya lagi.

Walaupun kotbah agak panjang, Minister Provinsial Kapusin Pontianak ini tidak kalah akal. Ia lalu minta kesediaan sejumlah imam lainnya yakni Romo Inno OFMCap (pernah  moderator), Romo Orlando OSM, Romo Prasetyo CDD  ikut bersuara  menyampaikan harapan-harapannya kepada Perduki KAP yang di tahun 2019 genap berumur PERDUKI 13 tahun.

Acara potong kue HUT ke-13 PERDUKI

Menurut Romo  Orlando OSM, kado untuk Perduki KAP adalah diberikannya  kesehatan, kebahagiaan,  dan kesejahteraan untuk melayani semakin lebih banyak orang.  Ia juga mengucapakan terimakasih kepada Perduki  yang telah menyumbang banyak untuk umat di Paroki Jelimpo.

Datanglah saat Romo  Inno OFMCap berucap. Ia menyitir semangat  “Hidup menjadi tetap beriman” yang pernah dia dengungkan selama menjadi moderator selama kurun waktu tiga tahun.

Romo Prasetyo CDD juga mengingatkan lagi motto Perduki.  “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu sebagaimana dikatakan dalam kutipan Injil  Mat 6:33).”

Rangkaian kotbah ini akhirnya berakhir dengan menyanyi bersama di mana Romo Mayong dan Romo  Alexius Mingkar mendendangkan tembang bertitel Hidup Ini adalah Kesempatan”.

Mengundang banyak pihak   

Perduki  KAP mengundang semua komunitas yang ada di Pontianak. Yang datang dalam acara ini antara lain:

  • Komunitas Karismatik sekota Pontianak.
  • Kelompok Kerahiman Ilahi.
  • KTM
  • Yayasan Santo Christoporus.
  • Semua Panti Asuhan yakni PA  Bunda Pengharapan yang dikelola oleh para Suster Pasionis di Sungai Raya, PA  Teresa Bakti yang dikelola tooh awam  Rufina di Batu Layang, dan PA Sebatu yang dikelola oleh Ordo Fransiskan Kapusin Pontianak.

Banyak hadiah

HUT ke-13  Perduki banjir hadiahyang disumbangkan oleh Pak Paulus Halim. Acara hiburan diisi dengan main sulap, gerak dan tari dari anak–anak Panti Bunda Pengharapan dan drama kisah tentang perubahan hidup seorang menuju kebaikan.

Di penghujung acara, Ketua Perduki KAP  Benny Chia menyampaikan ucapan terimakasih semua pihak yang terlibat, PD dan PDK. Dukungan para Imam dan para suster yang hadir dan telah meluangkan waktunya.

By. Sr. Kresentia Yati, SMFA

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak