Mon. Nov 11th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Estafet Salib HOMKKAP2 di Paroki Stella Maris Siantan

Gaung ajang temu orang muda se-Keuskupan Agung Pontianak yang bernama Hari Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Pontianak (HOMKKAP) semakin berhembus kencang. Betapa tidak, kegiatan yang menjadi wadah perjumpaan nyata bagi komunitas orang muda  ini berhasil membetot antensi generasi millenial Gereja ini untuk melakukan sinergi bersama demi suksesnya kegiatan ini.

Perayaan akbar orang muda yang digelar setiap tiga tahun sekali ini mengusung hastag #homkkap2019 dan akan dilaksanakan di Pusat Kerohanian Katolik Shanti Buana Bandol Dekenat Landak,  pada tanggal 9-12 Juli 2019 mendatang.

Pra HOMKKAP2 secara simbolis dengan penyambutan Salib HOMKKAP terjadi di Paroki Stella Maris Siantan pada hari Selasa, 12 Maret 2019. Hadir dalam prosesi estafet Salib HOMMKAP lebih dari 250 OMK se-Dekanat Kota Pontianak.

Salib HOMKKAP diarak masuk ke dalam Gereja diiringi dengan tarian Dayak dari Sekami Paroki Stella Maris.

Acara penyambutan Salib HOMKKAP dari Dekanat Singbebas ke Dekanat Kota Pontianak ini dibawa dalam perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki Stella Maris Siantan, Pastor Kornelius Kuli Keban, MSC.

Salib HOMKKAP diarak masuk ke dalam Gereja diiringi dengan tarian Dayak dari Sekami Paroki Stella Maris, kemudian dilanjutkan dengan nyanyian pembukaan yang bernuansa masa prapaskah.

Dalam kotbahnya, Pastor Kornelius menegaskan bahwa Salib HOMKKAP bukan hanya menjadi seremonial semata, melainkan sebagai roh yang menggerakan, memotivasi, sehingga berani menyatakan diri sebagai OMK yang siap berkorban dan bertumbuh lebih baik untuk Gereja. “Mari kita selalu memandang Salib ini sebagai simbol yang dapat menumbuhkan iman kita bahwa di dalam Yesus Kristus ada kebahagiaan, kasih dan keselamatan,”ungkapnya.

Pastor Kornelius juga berharap bahwa dengan hadirnya Salib HOMKKAP khususnya di Paroki Stella Maris Siantan, OMK didorong untuk memiliki sikap rela berkorban, tulus memberi diri, bakat/talenta, waktu serta tenaga untuk pertumbuhan dan perkembangan pelayanan hidup menggereja.

“Sebab semakin kita memberi, maka kita akan menerima. Oleh karena itu, kita jangan mengurung diri karena kita tidak akan mengetahui tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar kita dan kita tidak dapat belajar hal-hal baik dari peristiwa tersebut,”ungkapnya.

Setelah perayaan Ekaristi selesai, seluruh OMK diajak untuk membaur dalam acara ramah tamah dan santap malam bersama di aula Paroki. Wajah ceria penuh semangat para OMK terpancar ketika mereka menyanyikan lagu bertemakan OMK disertai dengan gerakan.

Dukungan dari segenap umat khususnya para orangtua juga nampak melalui kehadiran serta partisipasi mereka untuk mempersembahkan tarian dan lagu dalam acara hiburan. Selain itu, mereka juga menyediakan konsumsi untuk santap malam bersama.

Salib HOMKKAP akan berada di Paroki Stella Maris selama 5 hari. Setelah itu, Salib HOMKKAP akan diarak oleh OMK Paroki Stella Maris menuju Paroki Santo Hironimus Tanjung Hulu pada hari Minggu, 17 Maret 2019.

By. Pricilia Grasela/Volunteer KAP

Kredit foto: Aldo dan Theo/Volunteer KAP

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak