Wed. Nov 20th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

HUT 110 Tahun Pesta Pelindung Paroki Katedral Santo Yosef Pontianak

Dalam rangka merayakan Pesta Pelindung Paroki dan bertepatan dengan 110 tahun Paroki Katedral Santo Yosef Pontianak, Pastor Paroki bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP) membentuk panitia inti yang berjumlah 100 orang untuk berbagai kegiatan berikut:

  • Rekoleksi pasutri
  • Rekoleksi umat lingkungan
  • Lomba photography
  • Lomba mewarnai khusus anak-anak
  • Lomba karaoke lagu rohani
  • Lomba masak dan hias nasi goreng
  • Jalan sehat dengan aneka doorprize
Antusias umat turun ke jalan mengikuti jalan sehat.

Ragam perlombaan yang turut memeriahkan perayaan yang mengusung tema “Paroki Katedral St. Yosef sebagai keluarga umat beriman yang hidup seturut Injil” ini berlangsung dari tanggal 3 Maret hingga berakhir pada perayaan puncak pada tanggal 17 Maret 2019 mendatang.

Para suster SFIC terjun ke jalan memeriahkan kegiatan jalan sehat.

Pada perayaan puncak pada Minggu 17 Maret 2019, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus akan memimpin misa syukur HUT ke-110 Paroki Katedral bersamaan dengan misa perdana dua imam baru yakni Pastor Paulinus Surip Pr dan Pastor Valerius Hilarion Tjhen Hendra Pr.

Panitia Pesta Pelindung Paroki Katedral Santo Yosef Pontianak yang ke-110.

Pada hari  Kamis, 7 Maret  2019 berlangsung kegiatan jalan sehat akbar yang diikuti sekitar 3000 umat dari berbagai Paroki. Hadir turun ke jalan menyemarakkan  kegiatan yang dimulai pada 05.30 pagi ini, para biarawan/biarawati; imam, bruder dan suster kongregasi SFIC, Suster OSA dan Suster OP. Jalan sehat ini diawali dengan doa yang dipimpin oleh Pastor Paroki Katedral, Pastor Alex. Mewakili kuria Keuskupan Pastor Andreas Kurniawan OP didaulat untuk membuka rute jalan sehat didampingi oleh Pastor Alex dan ketua panitia, Ibu Elly.

Menurut ketua panitia, Ibu Elly rute jalan sehat ini bermula dari baseman Katedral kemudian menuju  Jl. Pattimura, Jl. Jendral Urip, Jl. Johar, Jl. Dahlan, Jl. Teuku Umar dan rute terakhir  menuju Jl. Hoscokroaminoto kemudian kembali ke baseman Katedral sebagai pusat acara. Acara ini juga disponsori oleh Lions Club yang memberikan pelayanan  kesehatan yakni cek diabetes gratis. Juga dari Liemineral  yang telah membagikan minuman secara gratis pula.

Tim Polresta dengan spanduk “Millenial Road Safety” yakni himbauan kepada generasi milenial untuk menjadi pelopor keselamatan berlalulintas.

Tim keamanan dibawah komado Bapak Gunawan sebagai Kanis DIk Yasa juga turut berpartisipasi memberikan pelayanan untuk mengamankan jalan sehat ini. “Ada sepuluh personel keamanan dari Polsek Kota dan ada sebanyak lima belas personel dari Polresta yang akan menjaga ketertiban dan keamanan rute jalan sehat ini,”ungkapnya.

Menurut Pastor Paroki St. Yosef Katedral, Pastor Alex Pr, tujuan diadakannya perayaan pesta pelindung Paroki St. Yosef Katedral ini adalah sebagai wujud ungkapan kasih persaudaraan diantara umat. Meskipun dari berbagai wilayah atau paroki yang berbeda, namun dalam kegiatan ini seluruh umat membaur menjadi satu.

Penuh semangat, para peserta lomba masak dan hias nasi goreng.

“Atas nama Pastor Paroki Katedral, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, DPP dan seluruh umat  yang turut membina kasih persaudaraan dalam kebersamaan kita tanpa dipisahkan oleh sekat-sekat wilayah paroki. Pada hari ini kita, sungguh-sungguh dipersatukan oleh Tuhan Yesus Kristus lewat kegiatan yang sama,”ungkapnya seraya berharap bahwa tahun depan  acaranya semakin meriah dengan aneka perlombaan dan hadiah menarik lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kupon berhadiah berupa Dorprize dengan hadiah utama 1 buah sepeda motor dan aneka hadiah lainnya seperti kipas angin, setrika, kompor gas, dispenser dan TV.  Dalam acara pembagian doorprize ini siswi SMA St. Paulus, Jesika Ayu Anjeli menjadi peserta yang beruntung mendapatkan hadiah utama yaitu 1unit sepeda motor Matic.

Para pemenang lomba masak dan hias nasi goreng. Juara pertama diraih oleh Komunitas suster SFIC.

Menyusul perlombaan lain yakni lomba memasak dan menghias nasi goreng. Ada 20 kelompok peserta yang mengikuti perlombaan dari berbagai lingkungan dan komunitas. Turut berpartisipasi  dalam lomba ini, Komunitas para Suster SFIC yang diwakili oleh Sr. Helena, Sr. Theodora dan Sr. Delima dan Pastoran Katedral yang diwakili oleh Pastor Yosef Maswardi Pr. Dan dalam perlombaan ini para Suster SFIC berhasil menyabet predikat sebagai pemenang lomba dengan menu andalan Nasi Goreng Ikan Asin Petai (IKATAI).

 

By. Samuel Komsos KAP.

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak