Mon. Oct 14th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Keuskupan Ketapang: 10 Suster Yunior Kongregasi OSA Perbarui Komitmen Hidup Membiara

TANGGAL 9 Juli 2019 lalu, ada sebanyak 10  suster yunior anggota Kongregasi Suster Santo Augustinus dari Kerahiman Allah –biasa disebut Augustines atau OSA–  telah melakukan pembaruan kaul  – kaul hidup bakti atau Kebiaraan.

Dalam homili singkatnya, Vikjen Keuskupan Ketapang Pastor Laurensius Sutadi Pr menegaskan kembali kepada para suster yunior untuk senantiasa setia pada panggilannya, walaupun banyak tantangan.

Prosesi upacara pembaharuan kaul 10 suster yunior Kongregasi OSA

Dalam kutipan Injil Matius  8:20 disebut bahwa serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya. Menurut romo, sebagai orang-orang terpanggil dan terpilih, para religius itu harus siap menderita. Siap untuk menerima pengutusan di mana saja kita diutus.

Keluar dari zona nyaman

Kita harus siap keluar dari zona nyaman dalam menghayati panggilan. Itu penting, demikian kata romo, karena kita kerap kali menghadapi tantangan-tantangan.

Hidup religius itu tak jarang seperti  bejana  tanah liat yang penuh kelemahan. Namun, dalam kelemahan itu jika kita mengizikan Tuhan berkarya dalam hidup kita, Tuhan sanggup mengubah kelemahan itu menjadi kekuatan. Keberadaan kita tidak lebih dari bejana tanah liat, yang mudah retak, cacat dan pecah. Namun, apa bila kita menyerahkan hidup kita, Tuhan akan  membentuk kita sesuai dengan rencana dan kehendaknya.

By. Sr. Maria Ludovika OSA-Sesawinet

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak