Thu. Sep 19th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Kongregasi Suster SFIC : Penerimaan 5 Postulan, 3 Novis, 4 Suster Kaul Perdana dan 18 Suster Yunior Membaharui Kaul

Kongregasi Suster Fransiskus dari Perkandungan Tak Bernoda Bunda Suci Allah (SFIC) Provinsi Indonesia, tenggah ‘Panen’ panggilan. Kabar gembira dari Kongregasi yang baru saja merayakan HUT 175 tahun ini terjadi pada Senin, 3 Juli 2019.

5 Aspiran diterima sebagai Postulan SFIC

Kebahagian tampak jelas menghiasi wajah sumringah para suster tatkala menyaksikan seremonial penerimaan lima aspiran yang menjadi postulan, tiga postulan diterima sebagai novis. Pada saat yang sama juga berlangsung upacara pengikraran kaul perdana empat suster novis dan delapan belas suster yunior membaharui kaul.

Upacara pembaharuan kaul 18 suster yunior SFIC

Moment mengharukan ini dibawa dalam perayaan Ekaristi di Kapel Biara Susteran St. Antonius Pontianak yang dipimpin oleh Minister Provinsial Kapusin Pontianak, Pastor Herman Mayong OFMCap didampingi oleh Pastor Paulus Toni OFMCap, Pastor Yosef Astono Aji OFMCap dan Pastor Marsel OFMCap.

Upacara penerimaan 3 Postulan masuk novis SFIC

Berikut nama-nama lima aspiran yang diterima masuk sebagai postulan SFIC:

  1. Tarsila Titin Sukarni asal Paroki Sepuak, Keuskupan Sanggau
  2. Rotianti Norin asal Paroki Entikong, Keuskupan Sanggau
  3. Genoveva Enika asal Paroki Ulak-ulak Kubu, Keuskupan Agung Pontianak
  4. Putri Parlindungan asal Paroki St. Maria Nyarumkop/Poteng Keuskupan Agung Pontianak
  5. Hilaria Mariyetha Lona asal Paroki Pemangkat, Keuskupan Agung Pontianak

Sedangkan tiga postulan yang diterima sebgai novis adalah:

  1. Agnes Indrisari Yuliana dengan nama biara Sr. Giselle Indrisari
  2. Tarsila Marsedes dengan nama biara Sr. Giasinta Marsedes
  3. Yohana Batu Salu dengan nama biara Sr. Gemma Batu Salu

Dan empat novis  yang mengikrarkan kaul perdana adalah:

  1. Sr. Chiara Evranosa SFIC
  2. Sr. Mikhaella Alesia SFIC
  3. Sr. Theresia Sumanti SFIC
  4. Sr. Gabriella Arsima SFIC

Serta 18 suster yunior membaharui kaul-kaul kebiaraan mereka.

Dalam homilinya Pastor Herman Mayong mengatakan bahwa panggilan hidup religius merupakan tanda unggul di dalam gereja, bersinar dalam kehidupan yang terwujud dalam kekudusan dan pelayanan yang dijalankan dengan gembira, setia dan Bakti.

Pengikraran kaul perdana 4 Novis SFIC

“Pengikraran kaul-kaul yang para suster ikrarkan hendaknya semakin mengarahkan para suster untuk semakin sempurna di dalam kasih,” ungkapnya.

Imam Ordo Fransiskan ini kemudian mengutif spiritualitas St. Fransiskus Assisi tentang sukacita dalam hidup panggilan khas para Fransiskan/Fransiskanes yaitu mengalami suka cita sejati dalam panggilan.

Upacara pembaharuan kaul 18 suster yunior SFIC

“Suka-cita dan kebahagiaan kita sebagai putra/putri Fransiskus bukan terletak pada banyaknya orang yang masuk kongregasi, bukan karena saya berhasil dalam karya dan sebagainya, tetapi ketika kita mendapat perlakuan-perlakuan yang tidak baik, penderitaan dan salib dan kita mampu menghadapinya dengan rasa syukur dan setia,” ungkapnya.

5 postulan yang bersama Suster Provinsial, dewan pimpinan Kongregasi SFIC dan para imam konselebran

Ucapan selamat dan terima kasih kepada orang tua dan sanak keluarga yang telah mendukung dan mengizikan putri-putrinya untuk melayani Tuhan melalui panggilan hidup  khusus dalam persekutuan Kongregasi SFIC.juga disampaikan oleh Sr. Irene, selaku suster Provinsial SFIC.

Suster Irene mengatakan bahwa salah satu bentuk dukungan keluarga yang sangat dimohonkan terutama bagi mereka yang masih dalam masa formasi sebagai postulan dan novis adalah bahwa keluarga hendaknya tidak terlalu sering berkomunikasi atau mengabari informasi yang tidak perlu bagi si postulan/novis. Hal ini disampaikannya agar mereka sunguh-sunguh fokus dalam menjalani masa pendidikan dengan baik.

3 suster novis bersama Suster Provinsial, dewan pimpinan Kongregasi SFIC dan para imam konselebran

“Dengan mengucapkan,“Ya, kami bersedia” merupakan pernyataan bahwa mereka mau meninggalkan “dunia” untuk menjadi suster SFIC. Untuk itu perlu dukungan dan pengertian dari keluarga,”ungkap Suster Irene seraya mengatakan bahwa novisiat tetap terbuka setiap saat bagi keluarga yang ingin berkunjung.          

4 suster yang mengikrarkan kaul perdana, 18 suster yunior yang membaharui kaul bersama suster Pembina Yunior dan para imam konselebran

Setelah berkat penutup, Suster Provinsial membacakan surat penugasan kepada keempat suster novis yang baru saja mengikrarkan kaulnya. Sr. Chiara Evranosa SFIC bertugas di Komunitas St. Fransiskus Xaverius Singkawang. Sr. Mikhaella Alesia SFIC bertugas di Komunitas Maria Immaculata Darit. Sr. Theresia Sumanti SFIC bertugas di Komunitas St. Anna Pahauman, dan  Sr. Gabriella Arsima SFIC bertugas di Komunitas St. Fransiskus Xaverius Singkawang.

Proficiat untuk para suster SFIC.

Sr. Maria Seba SFIC

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak