HUT SMA St. Paulus Ke-55 & Reuni Akbar Lintas Generasi (1963-2018)

SMA Santo Paulus Pontianak didirikan oleh Yayasan Santo Paulus Pontianak pada tahun 1963. Yayasan karya pendidikan asuhan para Bruder Maria Tak Bernoda (MTB) ini  mulai beroperasi pada tanggal 3 September 1963 dengan jumlah murid pertama sebanyak 60 orang. Kemudian Yayasan St. Paulus menunjuk Bruder Bernulfus MTB sebagai kepala sekolah pertama pada waktu itu. Sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, Akte Pendirian Yayasan Santo Paulus mengalami penyesuaian dari waktu ke waktu dan kini menjadi Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder.

Reuni akbar dan HUT ke-55 tahun SMA Santo Paulus ini digelar dengan berbagai kegiatan salah satunya adalah Donor Darah.

Dalam usia yang akan memasuki setengah abad ini, tentulah SMA Santo Paulus Pontianak telah mempunyai pengalaman yang sangat baik, serta berbagai  prestasi yang telah dicapainya. Selama puluhan tahun, SMA Santo Paulus telah meluluskan puluhan ribu bahkan ratusan ribu siswa-siswi. Kebanyakan lulusan tersebut telah melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri. Para alumni juga tidak terhitung banyaknya yang telah mencapai dedikasi dan prestasi yang baik.

Jalan santai bersama menyusuri beberapa ruas jalan yang ada di Pontianak.

Sederet lulusan andalan yang kini telah menjadi pengusaha, pejabat tinggi pada instansi pemerintahan salah satunya yakni Gubernur Kalimantan Barat 2018-2023, H. Sutarmidji. Juga ada yang menjadi Bupati, anggota dewan, dosen, menjadi guru, dokter, pengacara, notaris, karyawan perusahaan besar dan pekerjaan profesi lainnya.

Kiprah kehadiran SMA Santo Paulus tahun 2018 ini telah memasuki usia 55 tahun pada tanggal 3 September 2018 yang lalu. Dalam rangka memperingati HUT SMA Santo Paulus yang ke-55, segenap panitia juga mengadakan reuni akbar lintas angkatan tahun 1963-2018 pada hari Sabtu, 8 September 2018, bertempat di Lingkungan SMA Santo Paulus, dengan mengusung tema “Lintas Generasi Meraih Prestasi “. Turut hadir memeriahkan  acara reuni akbar dan HUT ke-55 SMA St. Paulus ini yakni Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.

Turut hadir memeriahkan acara reuni akbar dan HUT ke-55 SMA St. Paulus ini yakni Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie (tengah).

Ketua Umum Ongky Lesmana sekaligus ketua Ikatan alumni SMA Santo Paulus, mengatakan bahwa reuni akbar dan HUT ke-55 tahun SMA Santo Paulus ini digelar dengan berbagai  kegiatan dengan 3 sesi sebagai berikut:

  1. Sesi Pertama : Sabtu, 8 September pukul 06.00-15.00 WIB, yang meliputi jalan sehat, senam, olahraga bersama, donor darah, pemeriksaan kesehatan, photobooth, band guru dan acara bebas.
  2. Kedua : Sabtu, 8 September 2018, pukul 08.30 – selesai. Acara : Kebersamaan (Alumni, Siswa dan Para Guru), Pameran Kuliner, dan berbagai produk lainnya, pemotongan kue, Pesta Kembang Api dll.
  3. Ketiga : 10-22 September 2018, Paulus Cup Basketball Competition kategori SMP Putra dan Putri.Kategori SMA Putra dan Putri.

Ongky mengatakan bahwa panitia telah melakukan persiapan sejak sebulan yang lalu, dengan mengadakan rapat rutin berkala. “Terlaksananya kegiatan HUT SMA St. Paulus yang ke-55 dan reuni akbar lintas angkatan ini berkat kerjasama yang baik dari semua pihak, mulai dari OSIS, para murid, guru, panitia dan para Pengurus Ikatan Alumni (PIA),”ungkapnya.

Dengan motto “Sekali Santo Paulus tetap Santo Paulus” seluruh alumni bertekad untuk tetap mengibarkan bendera almamater dimanapun mereka berada dan berkarya. Inilah bukti bahwa kenangan selama di sekolah masih terus membekas di sanubari para alumni yang pernah mengenyam pendidikan di SMA Santo Paulus Pontianak.

By. Agustina Saebar

Tinggalkan Balasan