Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Safari Natal Mgr. Agustinus Agus Bersama Warga Lapas kelas II A Pontianak

Kunjungan pastoral Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus dalam rangka merayakan Natal bersama warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) kelas II A Pontianak kembali berlanjut. Bersama sejumlah biarawan/biarawati, Komunitas Ordo Dominikan Awam (dari Pontianak), Uskup Agus hadir dan menyapa hangat para warga binaan dengan berbagi kasih dan sukacita Natal pada tanggal 4 Januari 2019.

Perhatian dan kepeduliaan Mgr. Agus terhadap  para narapidana sangat besar. Kunjungan pastoral Mgr. Agus ke Rutan dan Lapas sudah dilakukannya sejak 2014. “Ini merupakan agenda rutin saya untuk mengunjungi Lapas dan Rutan di Kalimantan Barat, diantaranya Lapas Bengkayang, Singkawang, Mempawah dan Pontianak. Sebagai Uskup, saya ingin saudara sekalian merasakan juga kasih Kristus dalam setiap perayaan Natal,”ungkapnya.

Uskup Agus juga mempersembahkan sebuah lagu khusus untuk para narapidana. Lagu yang berjudul “Ku Tahu Tuhan Pasti Buka Jalan”.

Menurut Uskup yang  menerima tahbisan imamat pada tanggal 6 Juni 1977 ini, sangatlah penting menyapa dan memberikan pendampingan rohani kepada saudara/saudari yang berstatus narapidana ini, sebab mereka juga warga gereja yang memiliki hak yang sama dengan umat Katolik  lainnya.  “Mungkin bapak dan ibu kalian marah kepada kalian, mungkin sanak keluarga kalian malu atas apa yang kalian lakukan, namun bagi saya kalian adalah bagian dari diri saya, jika kalian menderita kami juga menderita, jika kalian merasa sakit maka kami juga sakit,”ungkapnya.

Mgr. Agus berdoa dan memberkati salah satu warga binaan di Lapas kelas II A Pontianak.

Sapaan hangat dan senyum yang khas dari Mgr. Agus, memberi kesan manis bagi salah satu warga binaan kelas II A inisial “V”. Perempuan usia 31 tahun ini mendekam di Penjara karena terjerat kasus narkoba. Ia mengaku gembira dan terharu karena dikunjungi Uskup Agung, sehingga ia tidak segan mengganggap beliau sudah sebagai orangtuanya sendiri. “Kehadiran Bapak Uskup Agung, membuat saya kembali percaya diri dan tidak merasa dikucilkan sebagai warga binaan selama pelayanan yang boleh saya rasakan,”ungkapnya.

Kasusbsi Pelayanan di LAPAS Kelas II A Pontianak, Bapak Muhammad Yani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapa Uskup berkunjung ke Lapas Pontianak.

Uskup Agus memberikan bingkisan Natal kepada para warga binaan.

Setelah perayaan Ekaristi dan berkat penutup dari Mgr. Agus, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan. Sembari menikmati suguhan kue-kue Natal, minuman segar dan menu santap siang yang lezat, para penghuni Lapas melantunkan tembang rohani dari buku Madah Bakti yaang berjudul “Dayung di Arus”. Penampilan para penghuni Lapas ini menuai pujian dari Mgr. Agus. “Lagu ini, sangat terasa hikmat, saat kalian menyanyiakan lagu ini dengan hati,” puji Uskup.

Sebagai ucapan terima kasih, Uskup Agus juga mempersembahkan sebuah lagu khusus untuk para narapidana. Lagu yang berjudul “Ku Tahu Tuhan Pasti Buka Jalan” ini katanya merupakan lagu yang  menjadi peneguhan bagi mereka dalam menjalani masa hukuman.

Di penghujung acara Uskup  memberikan bingkisan Natal dan mengajak  para penghuni Lapas untuk foto bersama.

By Samuel, Komsos KAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *