Rayakan Hari Minggu Panggilan Se – Dunia ke 55, Romo Yulianus Astanto Adi, CM Ajak Orang Muda Katolik Ikut Memikirkan Panggilan Hidup Membiara

Ajakan Romo Astanto itu disampaikan saat membuka kegiatan “live in” para pastor, suster, bruder dan frater dalam rangka aksi panggilan di Paroki Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak, Jumat (20/4) lalu.

Romo Astanto mengatakan, setiap tahun dipastikan konggregasi/ordo/tarekat membutuhkan anggota-anggota baru. Kebutuhan itu sesuai dengan semakin berkembang dan bertumbuhnya umat Katolik.

Romo Yulianus Astanto Adi, CM – Pastor Kepala Paroki Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak

Sembari mengutip ayat Yesaya 55:10-11 yang berbunyi: “Firman yang kita tabur, tidak akan pernah kembali sia – sia, Romo Astanto meyakini apa yang ditabur hari ini pasti akan ada efeknya ke depan.

“Oleh karena itu saya sangat yakin kehadiran para pastor, suster, bruder, dan frater di tengah-tengah umat di lingkungan-lingkungan di Paroki Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak akan berdampak bagi tumbuhnya panggilan”, tandas Romo Astanto.

Dikatakan Romo Astanto, efeknya mungkin tidak langsung dirasakan dalam satu-dua tahun ini, tetapi mungkin beberapa tahun kemudian ada anak-anak yang mengingat bagaimana senyum ramah dari seorang suster, bagaimana tawa lepas seorang frater, bagaimana kehangatan tutur sapa seorang pastor, dan bagiamana keceriaan seorang bruder saat berkunjung ke tempat mereka.

“Siapa tahu, ketika mereka akan memutuskan mau jadi apa nantinya, ingatan-ingatan tadi membuatnya tertarik untuk menjadi seorang biarawan atau biarawati”, ujar Romo Astanto.

Kegiatan aksi panggilan ini diikuti sebanyak 60 orang peserta terdiri dari : para pastor, suster, bruder, dan frater dari 23 konggregasi/tarekat/ordo ikut dalam aksi panggilan tersebut. Tema yang diusung adalah “Zaman Now masih mau berjubah?” Acara pembukaan dihadiri oleh para pengurus inti Dewan Pastoral Paroki Keluarga Kudus Kota Baru dan para umat dari 26 lingkungan yang rumahnya ditempati untuk kegiatan “live in”.

Kedatangan para peserta “live in” sekitar pukul 11.00 WIB disambut dengan tarian daerah yang dibawakan oleh OMK Santo Carolus Paroki Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak. Selanjutnya masing-masing peserta diberikan seuntai bunga sebagai salam hangat atas kesediaannya mengikuti kegiatan aksi panggilan.

Romo Astanto menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pastor,suster, bruder, dan frater atas kedatangan, kebersamaan dan sukacitanya yang dibagikan kepada umat Paroki Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak. Terimakasih pula kepada para Ketua Lingkungan dan keluarga yang berkenan menerima para peserta Live-in dengan penuh ketulusan.

Acara penyambutan dan pembukaan kegiatan “live in” berlangsung singkat. Sebelum para peserta menuju ke rumah tempat menginap, diadakan santap siang bersama di halaman gereja. Kegiatan aksi panggilan ini berlangsung dari tanggal 20 -22 April 2018.

Paul_Komso KAP

 

Tinggalkan Balasan