Fri. Nov 15th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

KTM OMK Pontianak : Merenungkan Misteri Inkarnasi Allah Melalui Doa Rosario

Bulan Oktober bagi umat Katolik merupakan bulan yang dikenal sebagai bulan rosario. Untuk merayakan bulan penuh rahmat ini, setiap komunitas doa mengadakan doa rosario bersama atau ziarah rohani-mengunjungi gua-gua Maria untuk memohon doa dan berkat dari Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. Salah satu kelompok doa yang terlibat aktif berkumpul bersama dalam doa rosario adalah Komunitas Tritunggal Mahakudus (KTM) distrik Pontianak. Komunitas doa ini rutin mengadakan Misa setiap hari Kamis pada Minggu pertama, Adorasi pada Minggu kedua dan Minggu keempat, Praise and Worship pada Minggu ketiga.

Clara Citra Chandra.

Bersama 18 OMK wilayah Pontianak, KTM mengadakan Praise and Worship pada tanggal 18 Oktober yang lalu bertempat di Kapel Pusat Pastoran KAP. Kegiatan ini diselingi dengan pengajaran tentang sejarah dan makna Rosario, yang dibawakan oleh salah satu anggota KTM Muda Mudi Pontianak, Clara Citra Chandra.

Praise and Worship.

Clara dalam paparannya menjelaskan bahwa Doa Rosario adalah doa renungan yang mengajak kita untuk merenungkan peristiwa-peristiwa penting karya keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus dan Bunda Maria. Doa yang juga merupakan meditasi yang berpusat pada Kristus ini merupakan sarana untuk melatih diri kita agar memperoleh rahmat dan keutamaan-keutamaan Injil yang kita perlukan dalam hidup.

Mengenal doa Rosario tidak terlepas dari peran St. Dominikus. Tradisi mengatakan bahwa St Dominikus (1221) adalah Santo yang menyebarkan doa rosario, seperti yang kita kenal sekarang. Orang Kudus pendiri Ordo Pengkhotbah ini mewartakan tentang rosario pada pelayanannya di antara para Albigensian yang tidak mempercayai misteri kehidupan Kristus sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia. Oleh karena itu, tujuan utama pendarasan doa rosario adalah untuk merenungkan misteri kehidupan Kristus.

St. Dominikus.

Walaupun catatan riwayat hidupnya tidak menuliskan bahwa St Dominikus menyusun doa rosario, namun peran St Dominikus cukup besar dalam memperkenalkannya kepada umat. St Dominikus sendiri adalah saksi hidup yang mendoakan doa rosario tersebut.

“Seperti kata St. Dominikus, jika kita bertekun dalam doa dan berdoa dengan tulus, maka akan banyak orang disekitar kita yang bisa bertobat,” ujar Clara.

 

By. Sinta, Komsos KAP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak