Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Retret Castil SMAN 5 Pontianak di Wisma Emaus Nyarumkop

Catholic Student Family atau disingkat dengan Castil adalah suatu Organisasi Katolik di SMA Negeri 5 Pontianak. Organisasi yang dibentuk sebagai wadah pengembangan hidup rohani siswa/siswi Katolik ini patut menjadi panutan bagi sekolah-sekolah negeri yang lain, sebab sangat jarang ditemukan di sekolah negeri  yang memiliki organisasi keagamaan khususnya untuk yang beragama Katolik.

Pada tanggal 10-12 Desember 2018 yang lalu, organisasi ini mengadakan retret di Wisma Emaus, Nyarumkop  Kab.Singkawang yang diikuti oleh 32 peserta. Retret yang merupakan salah satu program tahunan Castil ini mengusung tema “Membangun Persaudaraan Dalam Kasih”. Adapun tujuan diadakannya retret ini yaitu untuk mengembangkan iman katolik yang militan serta mengeratkan tali persaudaraan antar siswa/siswi  katolik di SMA Negeri 5. Materi retret dibawakan oleh dua narasumber yakni Bapak Bartolomeus Arosi dan Frater Christian.

Menurut Bapak Bartolomeus Arosi, kepekaan dan kepeduliaan terhadap sesama di era modern ini sudah mulai terkikis oleh mentalitas egosentris/individualisme, oleh karena itu generasi muda perlu mendapat asupan rohani agar tidak terjerumus dan terperangkap dalam mentalitas tersebut.

Tema yang dibawakan oleh Pak Bartolomeus pada sesi pertama ini adalah, “Allah Adalah Kasih” (Deus Caritas Est).”Tema ini sangat  relevan untuk menyadarkan sikap kita agar bercermin pada Allah yang adalah kasih. Sebab dimana ada kasih, disitu Tuhan hadir,”ungkapnya.

Peserta retret Castil berkunjung ke Gereja Paroki Santa Maria Nyarumkop yang baru saja merayakan HUT ke-100 pada tanggal 25 November 2018.

Frater Christian juga membawakan tema yang senada yakni,”Bersatu Dalam Kasih”

Materi ini menegaskan tentang hukum cinta kasih yang diwartakan oleh Yesus sendiri yaitu kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia. “Membangun persaudaraan berarti juga membangun persahabatan,”ungkap Frater  Christian semabari mengingatkan para peserta bahwa menjadi orang Katolik  yang sejati perlu memiliki tiga pilar dalam hidup yaitu iman, pengharapan, dan kasih.

Retret ini juga diisi dengan ragam kegiatan lainnya seperti outbond dengan menjelajah hutan di kaki gunung Poteng, berkunjung ke Persekolahan Katolik Nyarumkop dan Gereja Paroki Santa Maria Nyarumkop yang baru saja merayakan HUT ke-100 pada tanggal 25 November 2018 yang lalu.

 

By. Monica Yesi, Volunteer  Komsos KAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *