Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Pertemuan Para Pastor Se-Keuskupan Agung Pontianak, Hasilkan Tujuh Point Keputusan

Temu Para Pastor atau dikenal dengan istilah Temu Pastores (TePas) se-Keuskupan Agung Pontianak yang berlangsung dari tanggal 28-31 Januari 2019 lalu di Wisma Emaus Nyarumkop, menghasilkan beberapa kesepakatan dan keputusan yang akan direalisasikan selama tahun 2019.

Suasana Misa Penutupan Pertemuan Pastores sekaligus pemberkatan salib HOMKKAP-2 2019 di Gereja Paroki Santa Maria Nyarumkop

Ada tujuh point penting yang disepakati, yaitu : Pertama, para pastor menyetujui pengumpulan kolekte kedua oleh paroki-paroki untuk mendukung kegiatan Hari Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Pontianak ke-2 (HOMKKAP-2) tahun 2019.

HOMKKAP-2 akan dilaksanakan pada tanggal 9-12 Juli 2019 di Pusat Kerohanian Shanti Buana Bandol, Paroki Santa Theresia dari kanak-kanak Yesus – Simpang Tiga.

Batas akhir pengumpulan kolekte ke-2 untuk HOMKKAP-2, disepakati pada bulan Mei 2019.

Pastor Yosef Maswardi, Pr membacakan keputusan Temu Pastores 2019

Kedua, menyetujui penggunaan Buku MADAH BAKTI dengan tambahan Nyanyian khas untuk Regio Kalimantan sebagai buku nyanyian utama untuk Keuskupan Agung Pontianak.

Ketiga, menyetujui buku panduan untuk Kursus Persiapan Perkawinan disediakan oleh Komisi Keluarga Keuskupan Agung Pontianak, target penyelesaian sebelum TePas Juli 2019.

Keempat, menyetujui penyelenggaraan Kursus Pembekalan Perkawinan dilaksanakan atau ditangani oleh dekanat masing-masing.

Keuskupan Agung Pontianak dibagi ke dalam tiga Dekanat, yaitu : Dekanat Sinbebas (Paroki Santa Maria Nyarumkop, Paroki Santo Yosep Samalantan, Paroki Santo Pius X Bengkayang, Paroki Santo Petrus Sanggau Ledo, Paroki Santo Mikael Jagoi Babang, Paroki Kristus Raja Sambas, Paroki Santo Yosef Pemangkat, Paroki Santo Fransiskus Asisi Singkawang)

Mgr. Agustinus Agus dan Pastor Yosef Maswardi, Pr menandatangani Keputusan Pertemuan Pastores 2019

Dekanat Pontianak (Paroki Stella Maris Siantan, Paroki Santo Hieronymus Tanjung Hulu, Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang, Paroki Santo Agustinus Sungai Raya, Paroki Santa Theresia Delta Kapuas, Paroki Santa Sesilia, Paroki Keluarga Kudus Kota Baru, Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Pancasila, Paroki Bunda Maria Jeruju, Paroki Gembala Baik, Paroki Santo Yosef Katedral).

Dekanat Landak (Paroki Santo Christophorus Sungai Pinyuh, Paroki Santo Petrus dan Paulus Menjalin, Paroki Santo Yusuf Karangan, Paroki Santo Fransiskus Asisi Pakumbang, Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahaumann, Paroki Mater Dolorosa Jelimpo, Paroki Santo Yohanes Maria Vianey Serimbu, Paroki Salib Suci Ngabang, Paroki Santo Agustinus dan Matius Darit, Paroki Santa Theresia dari kanak-kanak Yesus Simpang Tiga).

Kelima, menyetujui dibuatnya buku panduan Prodiakon untuk wilayah Keuskupan Agung Pontianak yang akan ditangani oleh Komisi Liturgi dan Komisi Kateketik, target selesai bulan Juli 2019 sebelum TEPAS.

Keenam, menyetujui rekoleksi para Imam Keuskupan Agung Pontianak diadakan pada tanggal 15-16 April 2019 bertempat di wisma Immaculata Pontianak.

Ketujuh, menyetujui Temu Pastores berikutnya pada tanggal 23-26 Juli 2019 bertempat di wisma Emaus Nyarumkop, dengan tema hari studi : “Ajaran Sosial Gereja”.

Para Pastor yang hadir dalam Misa

Hasil keputusan Pastores ini dibacakan pada saat Misa Penutupan Pertemuan Pastores yang berlangsung di Gereja Paroki Santa Maria Nyarumkop, Kamis (31/1/2019).

Hadir dalam Misa tersebut sebanyak 71 imam yang berkarya di Keuskupan Agung Pontianak. Di saksikan para imam, dan umat yang hadir, Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus dan Sekretraris Temu Pastores, RD. Yosep Maswardi menandatangani Keputusan Temu Pastores 2019.

PM – Foto Arjun – Ahong

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *