Mon. Oct 14th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Pastor John Rustam : “Perayaan Paskah Inkulturasi, Bukti Gereja Katolik Sangat Menghargai Budaya”

“Saya senang, inilah Misa Inkultutasi Jawa yang kita harapkan. Kemarin mungkin ada yang protes, kenapa tidak ditulis misa berbahasa Jawa. Itu Cuma bahasanya. Tapi hari ini Misa Inkulturasi Jawa, dari musik, bahasa, pakaian imam, hiasan altar, semuanya menunjukkan budaya Jawa. Inilah inkulturasi namanya,”

Pastor John Rustam , Pr (Pastor Paroki MRPD)

Demikian diungkapkan oleh Pastor John Rustam, Pr saat memberikan sambutan dalam acara Perayaan Paskah Inkullturasi Jawa di Gereja Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pontianak, Minggu (28/4/2019).

Saya harap, lanjut Pastor John,  apa yang telah kita buat ditempat ini menjadi bukti

bahwa Gereja Katolik sangat menyadari dan menghormati budaya yang memang sudah kita miliki sejak lahir.

Aneka suku dalam balutan pakaian membawakan persembahan dalam Misa Perayaan Paskah Inkulturasi di gereja MRPD, Minggu (28/4/2019)

Menurut Pastor John, dengan Misa inkulturasi bisa menjadi pengingat akan nilai positif dalam budaya kita masing-masing. Dan Gereja sampai saat ini terus berusaha melestarikan budaya yang sesuai dengan nilai Injil.

Karena itu, lanjut Pastor John Rustam, di Paroki MRPD selalu siap mendukung segala kegiatan yang sifatnya inkulturasi. Salah satunya yang dilakukan adalah dengan mengadakan Misa syukur Perayaan Imlek bagi umat Katolik etnis Tionghoa.

“Selain itu, saya sebagai Pastor Paroki MRPD juga siap melayani Misa syukur, seperti kegiatan naik Dango, tanggal 26 April lalu di Ngabang dan Gawai Dayak yang sebentar lagi akan digelar,” ujar Pastor John Rustam.

Hampir senada dengan Pastor John Rustam, Sekretaris Keuskupan Agung Pontianak, Pastor Pius Barces, CP yang mewakili Uskup Agung Pontianak, saat memberikan sambutan mengatakan:

“Kita disatukan di sini untuk bersama-sama merayakan iman dalam budaya. Budaya yang akan ditampilkan itu mewakili penerimaan umat dalam iman akan Kristus. Oleh karena itu, Bapak Uskup menyetujui pakaian yang digunakan oleh para imam hari ini yang berbalut budaya, tampil berbeda dari biasanya.

Pastor Pius Barces, CP (Sekretaris Keuskupan Agung Pontianak)

“Inilah wujud nyata penghargaan Bapak Uskup terhadap  budaya yang hidup di tengah-tengah umat,” ujar Pastor Barces

Kata Pastor Pius Barces, dalam perayaan Paskah ini, Iman dalam budaya, memang itu yang seharusnya terjadi. Kristus juga datang, hadir dan menerima serta masuk dalam budaya Yahudi.

“Inilah Allah kita yang membumi, yang hadir dalam kehidupan kita manusia, berinkulturasi,” ujar Pastor Pius Barces

Menurut Pastor Pius Barces, saat ini memnag kita merayakan Paskah dalam inkulturasi Jawa, tetapi kita juga dapat menghayati perayaan ini dalam budaya kita masing-masing.

“Selamat Paskah dan selamat melanjutkan perjalanan iman kita dalam penghayatan budaya kita masing-masing,” ucap Pastor Pius Barces menutup sambutannya.

PM

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak