Mon. Oct 14th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Yang Ada Yaitu Saling Mengasihi,” kata Mgr. Antonius

“Penyambutan dan Pembukaan Pekan Komunikasi Sosial Nasional KWI 2019 (PKSN 2019)- di Keuskupan Agung Makassar dalam perayaan hari komunikasi se-dunia yang ke 53 dan ini dilaksanakan secara nasional (oleh Komsos KWI) yang ke-6”

Suasana Foto bersama dari pihak Panitia Keuskupan Agung Makassar, ada disitu RD. Kamilus Pantus (Sekjen Komsos KWI), RD. Samuel Sirampun (Ketua Komsos KAMS), Ibu Rosita Niken Widiastuti (Sekjen Kominfo), dan Mgr Antonius Subianto Bunjamin (Uskup Bandung – Sekjen KWI)

Makassar, tepat pada tanggal 26 Mei 2019 pukul 15.00 sore, telah dilaksanakannya pembukaan Pekan Komunikasi Sosial Nasional KWI 2019 yang ke-6 di Keuskupan Agung Makassar. Rangkaian acara pembukaan ini dibuka dengan dengan tarian adat Ininnawa  (jenis tarian penyambutan dari suku Bugis).

Sekarang maraknya komunikasi sosial yang sudah tidak jelas lagi bentuk pengaruhnya, semua membuat orang nyaris banyak terjebak dalam zona kenyamanan mereka dengan dunia maya alias internet di zaman ini. Dalam hal seperti ini, gereja Katolik terpanggil dalam pembangunan generasi manusia untuk mewartakan kemuliaan Tuhan dengan damai sejahtera dan kasih yang terpancar dari wajah media.

Di tengah perkembangan inilah, mengapa komunikasi setiap detik bisa saja liar dan berpotensi merugikan banyak pihak akibat informasi yang belum tahu pasti kebenarannya atau yang sering kita sebut dengan berita Hoax (berita palsu yang sengaja diciptakan untuk mengelabui orang-orang dengan tujuan yang jahat).

Tarian adat penyambutan dari Suku Bugis Makassar dalam Pembukaan PKSN 2019 di Keuskupan Agung Makassar

Selaras dengan permasalahan yang tengah terjadi, Pekan Komunikasi Sosial Nasional 2019 – Konferensi Waligereja Indonesia yang diadakan di Kota Makassar kemudian dilanjutkan ke tanah Toraja yang berlangsung dari tanggal 26 Mei- 2 Juni 2019 yang dimentori oleh ketua Komsos Keuskupan Agung Makassar yaitu RD. Samuel Sirampun.

Dalam pembukaan pekan Hari Komunikasi Nasional ini, Mgr Antonius Subianto Bunjamin (Uskup Bandung – Sekjen KWI) membuka PKSN 2019 dengan Perayaan Ekaristi yang kental dengan budaya Sulsel (Bugis dan Minahasa) dan mengawali rangkaian PKSN bersama para utusan komsos dari masing-masing keuskupan juga RD.Kamilus Pantus (Sekjen Komsos KWI) yang disambut dengan tarian adat khas Bugis.

Tim Pemusik dari khas dari Makassar

Dalam sambutan pembukaan, RD. Kamilus Pantus menyampaikan bahwa “PKSN ini merupakan yang keenam kalinya dilangsungkan di Indonesia,”katanya.  Dalam kesempatan yang sama pula ia menyampaikan keresahannya terkait dunia digital (medsos) yang berdampingan dengan orang muda yaitu hoax dan ujaran kebencian.

“Tugas Gereja lewat komsos khususnya terpanggil untuk menjadikan kehidupan media sosial sebagai media yang menyelamatkan dan mempersatukan baik dalam kehidupan beriman maupun terlebih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Suasana Malam Ramah Tamah di Gedung Belakang Gereja Katedral Keuskupan Agung Makassar (26 Mei 2019)

“Melalui sarana komunikasi sosial keuskupan, kita diajak untuk menjadi tanda kerahiman Allah. Komunitas jejaring sosial hendaknya dibangun untuk mewartakan yang benar, santun, baik dan kudus. Bukan membangun hoax, berita bohong dan ujaran kebencian. Dalam persaudaraan tiada dusta dan berita bohong, yang ada hanyalah saling mengasihi,” jelas Mgr Anton dalam homilinya.

Selesai  misa pembukaan PKSN 2019 ini, acara selanjutnya adalah acara ramah tamah yang dilakukan di gedung belakang Katedral Keuskupan Agung Makassar. Dalam acara ramah tamah itu, dihadiri juga oleh Rosita Niken Widiastuti (Sekjen Kominfo). Kemudian, setelah itu acara dilanjutkan dengan persembahan tarian adat dan nyanyian pujian sambil mengiringi makan malam bersama pada malam pembukaan PKSN 2019 di Keuskupan Agung Makassar (26 Mei 2019).- Semz_KomsosKAP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak