Mon. Oct 14th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Memperkokoh NKRI Melalui Media Digital

“Bagaimana caranya menghadirkan wajah Kristus ditengah media sosial yang liar seperti ini?,” tanya gadis itu di seminar siang itu tertanggal 27 Mei 2019 dalam PKSN 2019

Suasana Peserta Seminar Nasional yang hadir dalam setiap sesi yang diberikan oleh narasumber

Makassar, Tanggal 27 Mei 2019, telah berlangsungnya Seminar Nasional dengan tema “Memperkokoh NKRI melalui Media Digital” yang diselenggarakan oleh kementerian Kominfo,  Konfrensi Wali Gereja Indonesia dan Keuskupan Agung Makassar dalam Pekan Hari Komunikasi Nasional KWI yang ke-6 dan sekaligus merayakan hari Komunikasi Se-Dunia yang ke 53.

Suasana Foto bersama saat Mgr. Antonius Subianto Bunjamin menyerahkan kenangan kepada semua tamu pada awal kegiatan

Seminar ini dilakasanakan di Aula Asisi – Gereja St. Fransiskus Asisi, Makassar yang dipenuhi dengan ratusan orang muda, bersama sejumlah umat, biarawati dan mahasiswa dari sejumlah universitas yang ada di Kota Makasar wilayah Keuskupan Agung Makassar.

Acara dimulai dengan registrasi sekaligus pembagian putih dari Kominfo. Kemudian acara dibuka dengan tarian Adat Bugis sebagai awal pembukaan seminar Nasional di zaman digital saat ini,  (Makassar 27 Mei 2019).

Dalam sambutan awal Mgr Antonius Subianto Bunjamin (Uskup Bandung – Sekjen KWI) mengatakan bahwa; “Ditangan orang baik dan saleh, media digital menjadi media yang memberkati dan memperkokoh NKRI. Sebaliknya, ditangan orang salah dan jahat, media digital menjadi ancaman kemanusiaan dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Mgr. Antonius Subianto Bunjamin ( Sekjen KWI )

“Perubahan mind set (pola pikar) dan hand set (pola kerja) yang terjadi pada masa ini (Revolusi Industri 4.0) ini adalah hal yang perlu disikapi dengan sangat  serius. Hal ini berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0 dengan segala peluang dan tantangannya perlu diikuti dan dikemas  dengan revolusi mental, moral dan spiritual,” katanya.

Suasana Tarian Pembuakaan Seminar Nasional tanggal 27 Mei 2019- di Aula St. Fransiskus Assisi Makassar

“Tidak semua yang bisa dilakukan teknologi itu diizinkan secara moral. Jangan sampai pula teknologi mereduksi kepercayaan manusia pada Tuhan. Bangunlah persaudaraan komunitas insani melalui potensi perkembangan industri digital, “ujarnya

Tamu undangan bersama dengan Narasumber dari setiap sesi yang dibawakan

Memang dalam kondisi sekarang sudah tidak bisa kita pungkiri lagi bahwa,  dunia Komunikasi terutama berbasis digital  merupakan bagian perkembangan dunia yang tidak bisa dibendung. Maka dalam kesempatan yang sama, Mgr Antonius Subianto menutup sambutanya dengan berpesan; “Media sosial ditangan yang salah dapat menjadi bom atom yg mengamcam kehidupan manusia dan kesatuan NKRI. Sebaliknya, media sosial ditangan orang benar dan saleh  bisa jadi berkat dan memperkokoh NKRI. Mari kita membangun kehidupan digital yang bertujuan untuk kemanusiaan dan keutuhan NKRI,”tambahnya.-Semz_KomsosKAP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak