Mon. Oct 14th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Kerahiman Ilahi ; Dibuka dengan Doa Koronka

Kongres Kerahiman Ilahi Nasional yang ke Tiga di Keuskupan Agung Pontianak- Telah dibuka

Keuskupan Agung Pontianak- Kalimantan Barat, Kota Pontianak (Tanggal 11 Oktober 2019)

Jumat, tanggal 11 Oktober 2019 di Gereja Santo Yoseph Katedral Pontianak, telah dibukanya Kongres Kerahiman Ilahi Nasional yang ke Tiga. Suasana Gereja Katedral dipenuhi dengan busana warna warni dan busana tradisional perwakilan dari seluruh Indonesia.

Tepat pada pukul 15.00 Wib dimulai dengan doa Koronka yang dipimpin oleh RD. Ambros (Moderator Kongres Kerahiman Ilahi Nasional ke-3) yang diikuti oleh 700 peserta dari 31 Keuskupan- perwakilan peserta yang terlibat dalam Kongres Kerahiman Ilahi yang ke 3 di Keuskupan Agung Pontianak.

Perwakilan dari Keuskupan itu antara lain dari kota Medan, Padang, Palembang, Batam, Tanjung karang, Jakarta, Bogor, Bandung, Purwokerto, Semarang, Surabaya, Malang, Pontianak, Samarinda, Ketapang, Sanggau, Sintang, Tanjung Selor, Amboina, Makassar, Manado, Atambua, Denpasar, Kupang, Maumere, Agats, Merauke, Timika, Kuching, Sabah dan Timor leste.

Suasana peserta yang ikut terlibat dalam Kongres Kerahiman Ilahi Nasional yang ke III di Keuskupan Agung Pontianak

Sebaiknya kita tahu, Apa itu Doa Koronka?

Doa Koronka merupakan doa yang diwariskan dari Santa Faustina yang melihat penampakan Tuhan Yesus Kristus yang memancarkan Kerahiman kepada manusia. Kemudian setelah kematian santa ini, diwariakannya lah doa ini turun-temurun yang menjadi salah satu kekayaannya tradisi dalam Gereja Katolik Roma.

Banyak Sumber di Internet yang menjelaskan pengertian dan Tujuan dari Doa Koronka

Ibadat Koronka ini, menandakan bahwa manusia merupakan mahkluk yang berakalbudi sekaligus memiki dosa asal. Dalam ibadat doa Koronka ini, dikatakan dengan pendarasan doa

” Demi Sengsara Yesus yang Pedih, Tunjukanlah Belas Kasih Mu, Kepada kami dan seluruh Dunia.”

Kalimat pendarasan doa ini diulang sebanyak biji Rosario yang kita gunakan dalam doa Rosario.

Dalam doa Koronka ini, semua peserta para biarawan dan biarawati mengambil sikap berlutut menghadap Altar. Sebab doa Koronka ini dilakukan bersamaan dengan Adorasi yang dimana Sakristi disimpan di atas Altar.

Usai doa Adorasi Koronka, kemudian dilanjutkan dengan misa pembukaan untuk membuka Kongres Kerahiman Ilahi Nasional yang ke tiga oleh Mgr. Agustinus Agus Uskup Agung Pontianak yang diikuti oleh para imam Konselebran dan seluruh peserta. – Semz_Komsoskap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak