Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus Kutuk Keras Tindakan Kekerasan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Surabaya yang Menimbulkan Korban

Pernyataan tersebut di atas disampaikan Mgr. Agus kepada Wartawan DUTA Keuskupan Agung Pontianak lewat pesan whatsApp, Minggu (13/5/2018) pukul 17.16 WIB.

Peristiwa di gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) yang menimbulkan korban jiwa terhadap kelompok orang yang tidak berdosa, membuat Mgr. Agus mengeluarkan pernyataan sikap yaitu mengutuk keras tindak kekerasan itu.

Mgr. Agustinus Agus

“Saya mengharapkan bahwa pihak pemerintah Indonesia memberikan jaminan atas rasa aman dan damai kepada warganya tanpa pandang bulu. Kepada umat Kristiani khususnya kepada umat Katolik terutama di Kalimantan Barat saya mengajak untuk tetap menjadi pewarta kedamaian serta kasih terhadap sesama,” tegas Mgr. Agus.

Dikatakan Mgr. Agus, peristiwa yang memprihatinkan dan sangat menciderai nilai-nilai kemanusiaan dan mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara di mana Pancasila menjadi salah satu pilar utamanya hendaknya tidak membuat keimanan umat kristiani menjadi goyah.

Sebaliknya, lanjut Mgr. Agus,  marilah kita berdoa agar orang-orang yang bertindak seakan-akan mengambil peran  Tuhan sendiri kembali ke jalan yang benar.

“Kita doakan agar bangsa dan negara Indonesia tetap tegar dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian dalam semangat Pancasila, menghargai kebhinekaan, setia kepada UUD 45 serta menempatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai harga mati,”tegas Mgr. Agus

Paul _ Komsos KAP

Tinggalkan Balasan