Curahan Hati Peserta Workshop Dasar-Dasar Jurnalistik untuk Membangun KomSos KAP

Pada sesi kedua yang dibawakan oleh Bapak Errol Jonathans yang merupakan Direktur Utama Suara Surabaya Media, para peserta diberikan materi tentang dasar-dasar jurnalisme yang meliputi basis jurnalisme pewartaan, panduan menulis, kriteria berita, dan konsep penulisan piramida terbalik, Jumat (01/06/2018).

Beliau mengatakan dalam konsep penulisan berita bagian atas dianggap bagian yang penting dalam konsep penulisan piramida terbalik.

Cessina salah satu peserta pelatihan jurnalistik perwakilan dari OMK Paroki Bunda Maria Jeruju (BMJ) mengatakan kesannya selama mengikuti kegiatan. Cessina mengatakan bahwa kegiatan awal belum dapat banyak ilmu, tetapi sejauh ini sudah dapat pengantar yang menarik tentang jurnalistik. Dan menyukai dunia jurnalistik.

Dia juga berharap kepada KOMSOS KAP supaya OMK juga diberi wadah yang jelas, OMK tau harus kemana mengirimkan tulisan serta dipermudah dan informasi yang diberikan tetap disaring dan diterima.

Dalam wawancara singkat, Cessina yang merupakan bendahara OMK BMJ usai mengikuti kegiatan ini ingin mengarahkan teman-teman untuk berpartisipasi dalam penulisan majalah paroki yang selama ini diolah oleh Dewan Pastoral Paroki (DPP).

Dari kiri: Romo Gregorius CP dan Pak Errol Jonathans

Dalam kesempatan yang sama, Ricky Leonaldo OMK Katedral St. Yosef Pontianak dalam wawancara singkat ricky mengatakan senang dapat berbagai pengalaman dan dapat belajar banyak tetang jurnalistik, serta bisa tau bagaimana informasi yang benar dan hoax seperti apa.

Ricky berharap setelah kegiatan ini KOMSOS KAP dapat mengajarkan praktik langsung bagaimana menjadi jurnalis yang benar. Seusai megikuti kegiatan ini ricky ingin sharing kepada OMK bagaimana jurnalitik yang benar dan memberikan informasi yang akurat kepada OMK supaya bisa kerja maksimal.

John Andrean yang merupakan salah satu perwakilah dari OMK Paroki St. Yosef Pemangkat merasa bahagia bisa berkumpul dengan saudara seiman dari setiap paroki, sejauh ini John mengatakan tidak terlalu tertarik dengan dunia jurnalistik. Karena jurnalistik bergantung pada kehidupan sehari hari dan harus berdasarkan fakta jika salah mengiformasikan  berita akan malu dan akan kehilangan kepercayaan dari masyarakat luas.

 

Fransiska Dena Lorenza

Tinggalkan Balasan