Pastor Kebry CM Ajak Umat Meneladani Maria dalam Membawa Suka Cita

Menutup bulan Maria (31/5) di Paroki  Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak diadakan misa yang dipimpin oleh Pastor Fransiskus Kebry, CM. Meskipun tak seramai misa pada hari Minggu, namun perayaan ekaristi tetap berjalan. Selama bulan Maria, umat maupun tim kategorial berkumpul untuk berdoa rosario bersama.

Sebelum misa penutupan, umat berdoa rosario bersama di depan Gua Maria samping gereja.  Ya nama-Mu Maria, bunda yang penuh cinta, lirik lagu tersebut membawa iringan Pastor menunju altar.

Dalam misa itu, Pastor Kebry menceritakan peristiwa Maria mengunjungi Elisabeth.

“Ketika Maria mengunjungi Elisabeth, bayi dalam kandungan Elisabeth melonjak kegirangan. Karena apa? Karena Maria membawa Yesus di dalamnya.” Kata Romo Kebry dalam homilinya.

Romo Kebry juga menegaskan bahwa kita hendaknya seperti Bunda Maria, membawa serta Yesus dalam hati kita sehingga menimbulkan suka cita bagi setiap orang.

OMK saat doa rosario di Paroki Keluarga Kudus Kota baru

“Nanti boleh dicoba, ketika berkunjung ke rumah seorang ibu yang sedang hamil, berdoa dulu. Kalau bayinya melonjak, berarti berhasil membawa Yesus.” ungkap Pastor Kebry sambil bercanda diujung homilinya.

Pastor Kebry menegaskan, dengan berakhirnya bulan Maria bukan berarti berakhir pula doa rosario.

“Adanya bulan Maria ini hendaknya jadi pemicu semangat untuk berdoa rosario dan meneladani Bunda Maria yang selalu membawa serta Yesus dalam hati-Nya,” tegas Pastor Kebry.

 Mengasih Maria kerinduanku, menjadi abdi-Nya cinta hidupku …. Begitulah iringan lagu mengakhiri perayaan ekaristi hari itu.

Olin – Paroki Keluarga Kudus Kota Baru @Kontributor Komsos KAP

 

Tinggalkan Balasan