KOMSOS KAP Berbenah Diri dan Ajak Kaum Muda Katolik Menjawab Panggilan Apostolik di Era Digital.

Kekuatan Medsos mampu membius masyarakat dengan berbagai aplikasi cangih yang membuat mereka dimanjakan. “Tinggal klik langsung goes viral.” Demikian digambarkan kemudahan-kemudahan yang membuat semuanya serba instan berkat tawaran-tawaran mengiurkan yang terdapat di dalamnya. Sampai saat ini smartphone terus berkembang dengan pesatnya. Penjualan smartphone dengan berbagai inovasi terbaru laris manis bak kacang goreng saja.

Para peserta serius mendengarkan paparan materi yang disampaikan oleh Pak Errol Jonathans. (Vincentius Dimas)

Begitu mudahnya mendapatkan smartphone dengan harga terjangkau saat ini sehingga siapapun, dari kalangan apapun, usia berapa pun sudah melek menggunakan alat gawai canggih ini. Namun ada bahaya bahwa “kecanduan smartphone” menghinggapi mentalitas kaum muda. Maka segala daya upaya dikerahkan misalnya dengan mengadakan seminar-seminar, workshop, training bagi kaum muda khususnya, guna menyikapi tantangan dan dampak negatif dari perkembangan teknologi komunikasi.

Di sisi lain ada juga dampak positifnya yaitu di kalangan Generasi zaman now perkembangan teknologi canggih dimanfaatkan sebagai peluang untuk ajang berbisnis. Misal saja dengan menjadi pelaku online shop dengan cara optimasi yang dipelajari learning by doing. Bagi anak muda yang berbakat di bidang IT bisa menjadi developer aplikasi dll.

Sebanyak 48 peserta dari berbagai Paroki Se-Keuskupan Agung Pontianak mengikuti pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh KOMSOS KAP. (Vincentius Dimas)

Guna menyikapi kondisi dunia modern saat ini yang sarat dengan arus informasi dan teknologi untuk berkomunikasi secara khusus dalam konteks pewartaan, Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak, mengelar diklat jurnalistik  bagi kaum muda katolik Se-keuskupan Agung Pontianak selama tiga hari 1-3 Juni 2018 yang lalu.

Pelatihan jurnalistik yang diadakan di rumah retret SFIC Wisma Immaculata ini mengusung tema “ Mewartakan Karya Tangan-Nya”. Menurut ketua Komsos KAP, Paulus Mashuri, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengajak kaum muda memanfaatkan Media komunikasi menjadi peluang untuk mengkomunikasikan/ mewartakan Kristus yang adalah Sang Kebenaran sejati. “KOMSOS Keuskupan Agung Pontianak tengah berbenah diri dalam segala aspek. Untuk menunjang proses pembenahan ini tentu sangat membutuhkan peran Orang Muda Katolik yang siap untuk memberikan kontribusi dengan komitmen bersama membuat blogspot setiap paroki, menjalin kerjasama dengan KOMSOS KAP dan berperan aktif menjadi kontributor dalam setiap kegiatan khususnya pada kegiatan akbar JAMNAS SEKAMI pada tanggal 3-6 Juli 2018 mendatang,” ungkapnya.

Pemred PEn@Katolik, Paul C Pati menyampaikan materi tentang teknik penulisan Storytelling Media online kepada 48 peserta pelatihan jurnalistik di Wisma Immaculata Pontianak.

Pelatihan Jurnalistik yang diikuti sebanyak 48 peserta perwakilan dari berbagai Paroki Se-Keuskupan Agung Pontianak ini menghadirkan narasumber dari Direktur Utama Suara Suarabaya Media, Errol Jonathans, Pemred PEN@Katolik, Pak Paul C Pati dan Daminaus R Soni Pati, Production Assistent Metro TV.

Errol Jonathans menyampaikan materi-materi seputar jurnalistik seperti; Definisi Jurnalisme, Jurnalisme Sarana Pewartaan Gereja, Dasar-dasar Jurnalisme, Teknik Wawancara Sebagai Dasar Jurnalisme, dan Konsep Penulisan Berita. Kemudian teknik penulisan Storytelling Media Online disampaikan oleh Paul C Pati serta materi tentang Fotografer dan Pilot Drone oleh Damianus  Soni Pati. Semua peserta dibimbing dalam diskusi kelompok, presentasi dan praktek.

Tulisan diolah kembali dari pontianak.tribunnews.com.

By Leni­_Religio Omnium Scientiarum Anima. Pro Ecclesia, Et Patria.

Tinggalkan Balasan