HUT OMK Paroki BMJ Ke-39, Kaum Muda Siap Ambil Alih Tongkat Estafet Pelayanan Gereja.

Dalam struktur pelayanan (gereja) di berbagai lapisan masyarakat, pemuda dan remaja memperoleh tempat khusus karena dianggap sebagai masa depan keluarga, bangsa, organisasi dan tentu saja gereja. Oleh karena itu pemuda dan remaja sangat penting kehadirannya bagi kelanjutan kehidupan gereja menuju ke arah yang lebih baik. Kaum muda sebagai tulang punggung gereja harus mampu mengambil peran yang optimal dalam mengemban misi gereja sebagai pewarta kabar gembira dan pembawa damai baik dalam komunitas Gereja maupun bagi umat manusia.

Sadar akan perannya sebagai murid-murid Kristus yang segar dan kuat serta memiliki sumber daya manusia yang handal, Orang Muda Katolik Paroki Bunda Maria Jeruju (OMK BMJ) menggalang sinergi bersama, dalam upaya menyatukan tekad dan semangat persaudaraan pada perayaan Hari Ulang Tahun Paroki Bunda Maria Jeruju yang ke-39. Guna memeriahkan HUT OMK BMJ yang ke-39, panitia lalu mengadakan serangkaian perlombaan yang dibagi ke dalam beberapa kategori berikut; Perlombaan bola voli dan badminton dikhususkan untuk kategori dewasa putra dan putri, sedangkan joget balon  khusus ibu-ibu WK dan  yang terakhir adalah lomba membuat poster, khusus untuk anak-anak SEKAMI.

Lomba Joget balon kategori ibu-ibu WK

Menurut Pastor Paroki BMJ, Pastor Paulus Pio SVD,  menjadi murid yesus dalam kehidupan menggereja dewasa ini merupakan suatu hal yang sulit direalisasikan. Oleh karena itu peran aktif dan partisipasi kaum muda sangat diperlukan dalam mengemban misi pewartaan gereja. Disamping itu kaum muda perlu melakukan terobsan-terobosan baru serta dapat menyesuaikan diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Kaum muda pemegang tongkat estafet gereja, jangan hanya mampu eksis bagi dirinya sendiri saja, tetapi harus mampu juga mengeksiskan kegiatan di Paroki sebagai wujud dari pewartaan” ujarnya.

Perlombaan bola voli dikhususkan untuk kategori dewasa putra dan putri.

Perayaan HUT OMK ini mendapat respon positif dari kalangan umat dan remaja. Suyana, ketua lingkungan Sto. Yosef  memberi tanggapan bahwa kegiatan ini sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar umat paroki.  Raymundus, salah satu peserta perlombaan mengungkapkan harapannya bahwa untuk ke depannya kategori perlombaan lebih disesuaikan berdasarkan tingkat usia. Deny Nirwan selaku Ketua OMK BMJ mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat atas partisipasinya dalam mengikuti kegiatan yang dilaksanakan OMK dan berharap kepada rekan-rekan orang muda agar  lebih aktif lagi terlibat dalam kegiatan paroki.

Lomba membuat poster, khusus untuk anak-anak SEKAMI.

Perayaan syukur HUT OMK ke-39 ini ditutup dengan malam pentas seni yang dimeriahkan oleh OMK BMJ. Kemudian Hans Ngadhi selaku ketua panitia memukul gong simbol penutupan seluruh rangkaian perayaan HUT OMK BMJ. “Semoga OMK BMJ bisa terus melayani Tuhan dengan sepenuh hati,” ungkapnya.

By. Cessnia Janing Selzi_OMK BMJ

Tinggalkan Balasan