STKIP Pamane Talino Ngabang Menyatukan Perbedaan dengan Buka Puasa Bersama

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino Ngabang yang menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk calon-calon guru ini mungkin sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Landak khususnya Kota Ngabang.

Perguruan tinggi yang bulan Agustus mendatang resmi dikelola oleh Keuskupan Agung Pontianak ini tidak hanya ahli mencetak calon-calon guru, tapi juga berusaha melakukan terobosan-terobosan untuk menyatukan persepsi.

Mungkin persepsi ini, termasuk menyatukan perbedaan, seperti yang terlihat saat buka puasa bersama yang digelar, Rabu (6/6/2018) di kampus STKIP Pamane Talino Ngabang dan dihadiri oleh segenap civitas akademikanya. Ada sekitar 40 orang yang hadir di acara buka puasa bersama tersebut.

Meski pengelola dan pemiliknya adalah Katolik, namun apresiasi keberagaman dan mencintai sesama sudah terukir di sini sejak berdirinya. Kebersamaan dalam perbedaan sangat dijunjung tinggi sehingga tak heran kebhinekaan tetap terawat dengan baik di STKIP Pamane Talino Ngabang.

Buka puasa bersama ini menjadikan lembaga pendidikan tinggi STKIP Pamane Talino ini semakin kuat, solid dan demi mewujudkan impian pendidikan yang dapat mencetak manusia-manusia handal ke depan.

Untuk lebih bermanfaat momen itu, Ustadz  Dzulkarnain (tokoh umat Islam Ngabang) pun didatangkan untuk memberikan tauziah pada acara buka puasa bersama tersebut.

Dalam tauziahnya, Ustadz Dzulkarnain mengatakan bahwa bulan puasa bukan saja hanya menahan haus dan lapar semata. Bulan puasa adalah untuk penyucian jiwa dan pembersih harta.

Oleh karenanya, ustadz  itu  mengajak umat Muslim agar benar-benar memanfaatkan momen tersebut. Aspek moral dari puasa adalah kesadaran sebagai umat manusia.

Pastor Johanes Robini Marianto, OP yang ditugaskan oleh Uskup Agung Pontianak untuk mengelola STKIP Pamane Talino Ngabang, atas nama uskup menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada segenap civitas akademika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pamane Talino Ngabang, khususnya bagi mereka yang menjalankannya.

Sementara itu, Ketua STKIP Pamane Talino, Heri Usodo mengatakan, kampus ini adalah kampus kita bersama. “Untuk itu saya atas nama pimpinan dan segenap civitas akademika mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, dan selamat Idul Fitri, meski belum tiba waktunya,” ujar Heri.

Dikatakan Heri, bulan puasa sejatinya adalah untuk suci kembali, dan kedamaian dalam hati kita dikembalikan.

“Di kampus ini tidak ada lagi perbedaan. Perbedaan bukan lagi sebagai alasan tidak bersatu. Intinya saling menghargai,” katanya.

Buka puasa bersama kali ini dibidani oleh program studi matematika. Pada kesempatan ini dilakukan juga pembacaan ayat suci Alquran. Untuk membuka buka puasa bersama, group Rebana membawakan lagu-lagu berbahasa Arab dan bahasa Jawa.

Dalam suasana santai, seluruh yang hadir tampak akrab saling berkomunikasi satu sama lain. Diharapkan dari acara ini, dapat lebih mempererat keakraban di antara dosen dan staf serta mempererat tali Silaturahim, yang pada akhirnya menyatukan perbedaan.

Paul

Informasi dan foto : Samuel

Tinggalkan Balasan