Slogan “Siapa Lagi Kalau Bukan Kita” Semangati OMK Menjalin dalam Program Kunjungan

Dengan semangat “Sae agik kade buke dirik” (siapa lagi kalau bukan kita), OMK Paroki Santo Petrus dan Paulus Menjalin berjalan melewati jalan ekstrim penuh lumpur di saat hujan deras mengunjungi Stasi Rabang di suatu pagi.

Ibadat sabda yang dipimpin Ketua OMK Paroki Menjalin, Landak, Kalimantan Barat, mengawali basaroh (kunjungan) OMK Menjalin baru-baru ini untuk menemui umat dan OMK Stasi Rabang. Makan bersama dan “perbincangan kecil” mengenai Stasi Rabang mewarnai kunjungan itu.

Selain perbincangan itu, OMK Menjalin melakukan bakti sosial dengan membersihkan dan mengecat dinding gereja. Musik akustik OMK Paroki Menjalin mengiringi kegiatan itu.

Lidyanoria yang menjadi pengurus inti OMK Paroki Menjalin mengatakan bahwa “Sae agik kade buke dirik” telah dijadikan slogan OMK paroki itu guna “menyemangati kaum muda untuk berani unjuk gigi.”

Tujuan dari basaroh, kata Lidyanoria, adalah untuk mengunjungi stasi-stasi yang ada di Paroki Menjalin “untuk mengajak kaum muda yang kurang aktif.” Selain itu, lanjutnya, “Saya ingin mengetahui permasalahan-permasalahan OMK yang terjadi di stasi yang kami kunjungi.”

Lewat kegiatan OMK Basaroh itu, “saya dapat bertatap muka dengan wajah-wajah OMK dan mengetahui permasalahan yang selama ini mereka hadapi,” jelas Lidyanoria seraya mengharapkan agar lewat kegiatan itu muncul efek yang baik untuk kemajuan OMK bukan saja di stasi tetapi di paroki.”

Melihat bahwa kegiatan berselogan “Sae Agik Kade’ Buke’ Dirik” menghasilkan keakraban, Lidyanoria berharap agar slogan itu diwujudkan dalam kegiatan bukan hanya sekedar ucapan.

Gita dan Parisu – OMK Paroki Menjalin

Tinggalkan Balasan