Uskup Agus : Baptis yang diterima oleh anggota gereja menjadi penuh ketika menerima Sakramen Penguatan

Hal itu dikatakan oleh Uskup Agustinus Agus dihadapan umat dan para krismawan-krismawati di gereja Katolik Stasi Santa Maria Lintang Batang Desa Teluk Bakung Kecamanatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Selasa (19/6/2018).

Sebanyak 96 orang menerima Sakramen Penguatan yang diterimakan Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Keuskupan Pontianak. Dalam Perayaan Ekaristi tersebut, Bapa Uskup didampingi oleh Pastor Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang, Pastor Lukas Ahon, CP.

96 Umat Lintang Batang yang menerima Sakramen Krisma

Katakan Uskup Agus, Sakramen Penguatan adalah sakramen yang melengkapi Baptis, di dalamnya karunia Roh Kudus dilimpahkan pada umat beriman sehingga berani memutuskan untuk hidup sebagai anak Allah dan memohon bimbingan Roh Allah yang dilambangkan dengan penumpangan tangan dan pengurapan minyak .

“Dengan menerima Sakramen Penguatan, kita menjadi orang Katolik yang sejati, menjadi orang Katolik yang benar, terlibat lebih banyak dalam hidup menggereja dan bermasyarakat.

Uskup Agus dan Pastor Lukas Ahon, CP memberikan komuni ke umat

Uskup Agus menegaskan, orang Katolik sejati mesti mengamalkan iman, mengupayakan wujud kasih yang konkret dalam keseharian, selalu hidup dalam pengharapan hidup yang kekal, dengan cara tersebut kita membangun peradaban kasih.

Koor Stasi Yohanes Paulus II Sungai Ambawang Kuala

“Konsekuensinya saudara semakin dipenuhi dengan Roh Kudus, Roh Kristus sendiri, sehingga Saudara diharapkan hidup selaras dengan jiwa Kristus, menjadi makin serupa dengan Kristus. Saudara semakin lebih mantap dalam iman; maka juga bangga akan iman Katolik dan berani membelanya bila Gereja dicemarkan atau dibahayakan, bukan berarti mengangkat parang,” tandas Uskup Agus.

Penari dari Bina Iman Remaja Stasi Santa Maria Lintang Batang

Uskup Agus mengatakan mereka yang sudah menerima Sakramen Krisma diharapkan menjadi saksi-saksi kebangkitan Kristus, bukan hanya lewat kata-kata, tetapi lebih-lebih lewat hidup, karya dan tindak tanduk.

Gereja Katolik Stasi Santa Maria Lintang Batang

“Saudara diharapkan lebih sadar akan tanggung jawab terhadap kehidupan Gereja, yakni berpartisipasi aktif dalam memajukan serta mengembangkannya, dan dalam karya-karya pelayanan yang dibutuhkan Gereja,” ujar Uskup Agus.

Umat dan OMK bersatu mengurus parkir kendaraan

Menurut Uskup Agus, memang itu cukup berat. Tapi Uskup Agus ingin mereka percaya akan jaminan kekuatan Roh Kudus yang hari itu memenuhi hati mereka yang mendapatkan Sakramen Krisma seperti pernah memenuhi hati para rasul pada hari Pentakosta yang pertama.

Komsos KAP

 

 

Tinggalkan Balasan