TOMK Paroki Santo Yosep Pemangkat

Temu Orang Muda Katolik akhir-akhir ini banyak dilaksanakan di beberapa wilayah Keuskupan Agung Pontianak, salah satunya yaitu di Paroki Santo Yosep Pemangkat. Temu Omk kali ini diadakan di Stasi Kedondong pada tanggal 15 – 17 Juni 2018 yang lalu dan merupakan Temu OMK yang paling banyak pesertanya dibandingkan dengan Temu OMK sebelumnya.

TOMK mengusung tema:” Aku Percaya, Aku Beriman” ini dihadiri oleh 154 peserta dari 9 stasi, 2 Frater yang merupakan moderator dalam pertemuan tersebut dan juga Pastor Paroki Santo Yosep Pemangkat, RD. Alexander Mardalis.

RD. Alexander Mardalis memimpin misa

Pembukaan TOMK diawali perarakan yang diiringi dengan tarian dayak dari rumah Eka, Ketua Umat Stasi Kedondong, menuju depan pentas yang sudah disiapkan oleh panitia dan dilanjutkan dengan Theme Song bersama.

Sesuai jadwal, panitia membagi para peserta menjadi 10 kelompok. Setelah semua kelompok terbentuk, para panitia mengarahkan kelompok – kelompok ke penginapannya masing-masing.

Pukul 16.00, diadakan misa pembukaan dipimpin RD. Alexander Mardalis. Dalam pengantarnya, RD. Alexander Mardalis mengungkapkan bahwa ia merasa bangga karena begitu banyak OMK yang hadir dalam TOMK ini dan berharap bahwa semua peserta dapat mengikuti TOMK ini dengan baik dan taat. Hadir juga Frater Reno dan Frater Feran yang menjadi moderator selama kegiatan berlangsung.

Usai misa, peserta kembali ke penginapan masing-masing untuk mandi dan dilanjutkan dengan  makan malam bersama di depan halaman gereja.

Sesi berikutnya, panitia mengadakan Nonton Bareng “NOBAR” di halaman depan pentas, tetapi sayangnya harus berhenti dalam pertengahan film karena hujan. Acara dilanjutkan di dalam Gereja. Sebagai penghujung di hari pertama dalam acara Temu OMK ini, diadakan doa penyerahan kepada Bunda Maria yaitu Doa Rosario yang dipimpin oleh Frater Reno.

Nonton Bareng (NoBar)

Berbagai kegiatan diadakan pada hari kedua TOMK ini, seperti Outbond, Ice Breaking, Fire Spirit, dan juga Pentas Seni. Setelah misa pagi, panitia membagi lagi kelompok agar semua  peserta dapat berbaur dalam melakukan kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Dalam acara outbond, para peserta diharapkan untuk saling menjaga satu sama lain oleh panitia.

Malam Pentas Seni merupakan penghujung acara dalam hari Ke-dua TOMK ini. Semua Kelompok menunjukkan kebolehan mereka dalam bidang seni, bermain musik, drama, paduan suara, dan pantomim. Acara Pentas Seni ini ditutup dengan menyanyikan Theme Song bersama.

Bakti Sosial menanam pohon

Di hari terakhir sebelum misa penutupan Temu OMK, para OMK bersama panitia melakukan bakti sosial penanaman pohon di sekeliling gereja yang ditandai dengan penanam pohon pertama oleh Pastor Paroki, RD. Alexander Mardalis. Setelah semua pohon tertanam, para OMK bersama sama mengelilingi gereja sambil memungut sampah-sampah yang berserakan.

Misa penutupan dipimpin RD. Alexander Mardalis. Usai berkat penutup, dilanjutkan penyampaian pesan dan kesan.

“Saya merasa bahwa kebersamaan hadir dalam diri saya dan saya juga sangat senang dapat mengikuti acara temu OMK ini”, ucap Nori perwakilan dari stasi Pelanjau.

TOMK Paroki ditutup Pastor Paroki. “Dengan membunyikan Sirene ini, acara Temu OMK Paroki Santo Yosep Pemangkat resmi ditutup”, ucap pastor dilanjutkan dengan membunyikan sirene. Setelah penutupan dilaksanakan, para peserta membuat lingkaran besar dan mulai bersalam-salaman satu sama lain.

Laporan dari : Marchel Layanto – OMK Pemangkat   

Tinggalkan Balasan