Mgr. Agustinus Pr : “Misionaris Cilik Harus Cerdas, Kritis dalam Menghadapi Godaan dan Tantangan”

Berbarengan dengan pesta St. Thomas Rasul pada kalender liturgi gereja Katolik tanggal 3 Juli 2018 kegiatan temu akbar JAMNAS SEKAMI 2018 resmi dibuka dalam misa pembukaan yang dipimpin oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Kuching, Mgr. Simon Poh, Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Agung Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso dan Uskup Weetebula, Mgr Edmund Woga. Hadir juga dalam misa pembukaan puluhan imam dari berbagai keuskupan yang ada di Indonesia.

Kiri: Romo Markus Nur Widipranoto, Dirnas KKI, Uskup Weetebula, Mgr Edmund Woga, Uskup Agung Kuching, Mgr. Simon Poh, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, dan Romo Prasetyo CDD.

Dihadapan kurang lebih 1.500 peserta plus Panitia JAMNAS SEKAMI 2018, Uskup Agus menyampaikan rasa bangga karena anak-anak SEKAMI se-Indonesia boleh berkumpul di Keuskupan Agung Pontianak. “Saya akan menjadi Bapa yang baik bagi anak-anak sekalian jadi jangan khawatir, selama berada di Pontianak ini” ungkapnya.

Suasana misa pembukaan JAMNAS SEKAMI 2018 di Gereja St. Yosef Katedral Pontianak.

Uskup juga menyampaikan harapannya kepada peserta JAMNAS untuk waspada dalam pergaulan dan relasi dengan siapapun dan jangan mudah percaya dengan tawaran-tawaran yang menjerumuskan. Salah satu tawaran yang menjadi musuh negara saat ini adalah peredaran narkoba yang berkembang dengan berbagai modus. “Jangan mudah percaya dengan orang asing yang menawarkan sesuatu entah makanan, permen dan sebagainya, karena peredaran narkoba ada juga dengan modus baru berupa permen. Dalam hal ini anak-anak sekalian perlu menjadi seperti Thomas yang cerdas, kritis dan tidak mudah percaya begitu saja,” ungkapnya mengakhiri homili pada misa pembukaan JAMNAS SEKAMI 2018.

Sesi photo bersama setelah misa pembukaan JAMNAS SEKAMI 2018.

By: Sinta

 

 

Tinggalkan Balasan