Lilin Sukacita Kasih JAMNAS SEKAMI 2018 Simbol Persatuan Menuju ‘Indonesia Cahaya’

Muatan tema JAMNAS SEKAMI “ Berbagi Sukacita Injil dalam Kebinekaan” menjadi roh yang menggerakan semangat para peserta untuk berproses selama 4 hari pada event akbar bernama JAMNAS SEKAMI 2018. Jamnas SEKAMI 2018 yang digelar di Keuskupan Agung Pontianak pada tanggal 3-6 Juli menjadi wadah perjumpaan yang nyata bagi komunitas anak dan remaja di seluruh penjuru Keuskupan yang ada di Indonesia. Inilah wajah Indonesia yang “Manis” dengan aneka budaya, bahasa menyatu, membaur menjadi satu kesatuan dalam spiritualitas 2D2K (Doa Derma Kurban dan Kesaksian).

Ibadat cahaya Lilin Kasih sebagai simbol bahwa Gereja menjadi bagian dari duta damai menuju “INDONESIA CAHAYA”.

Ajang peluang dan perjumpaan anak dan remaja missioner Indonesia yang juga dihadiri oleh utusan dari Negara Timor Leste dan Kuching-Malaysia ini berhasil mengumpulkan peserta 1.300 dari 36 Keuskupan yang ada di Indonesia. Keuskupan Agung Pontianak didaulat sebagai tuan rumah telah mempersiapkan berbagai acara untuk mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Seluruh peserta JAMNAS SEKAMI duduk bersimpuh dengan lilin bernyalan. Mereka diajak untuk berefleksi dan menyerahkan seluruh pengalaman yang dialami selama kegiatan JAMNAS SEKAMI 2018 di Keuskupan Agung Pontianak.

Opening ceremony perhelatan  acara SEKAMI 2018 ini menyuguhkan Penampilan memukau tarian yang simbol keberagaman suku yang ada di Indonesia ini  dibawakan oleh 175 penari dari berbagai suku yang ada di penjuru Nusantara. Namun dalam penampilan pertama, diwakilkan oleh 3 etnis terbesar di bumi khatulistiwa, yaitu Dayak, Tionghoa, dan Melayu. Selain penampilan elok para penari kolosal, pembukaan JAMNAS SEKAMI juga dimeriahkan oleh Drumband SMA St. Paulus dan tarian Barongsai. Pembukaan JAMNAS terbilang sukses dan lancar berkat dukungan dan restu dari Tuhan.

Gemerlap kelap-kelip lilin-lilin kecil dalam suasana lampu gedung Katedral dimatikan pada malam puncak ibadat cahaya ‘Lilin Kasih’ di Gereja Katedral St. Yosef Pontianak.

Sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan sumber segala kasih yang telah memberkati seluruh rangkaian kegiatan, sehingga berjalan dengan baik dan lancar,  seluruh peserta  mengikuti ibadat cahaya ‘Lilin Kasih’ pada malam puncak kegiatan JAMNAS SEKAMI 2018 pada Kamis 5 Juli 2018. Gemerlap kelap-kelip lilin-lilin kecil dalam suasana lampu gedung Katedral dimatikan menambah kekhusyukan suasana doa. Seluruh peserta JAMNAS SEKAMI duduk bersimpuh seraya memanjatkan doa dan permohonan masing-masing dalam keheningan dengan lilin menyala. Mereka diajak untuk berefleksi dan menyerahkan seluruh pengalaman yang dialami selama kegiatan. Sehingga kelak setelah mengikuti kegiatan ini mereka siap diutus menjadi duta damai dan cinta kasih seperti lilin yang nenerangi dalam kegelapan.

Lilin pada lingkaran yang bertuliskan ‘INDONESIA’ simbol Persatuan menuju INDONESIA CAHAYA.

Prosesi ibadat cahaya Lilin Kasih dilanjutkan dengan penyalaan lilin yang diwakili oleh masing-masing keluarga. Mereka maju ke depan altar dan meletakkan lilin pada lingkaran yang bertuliskan ‘INDONESIA’ diiringi instrumen lagu ‘Bahasa Cinta’. Setelah itu seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Tanah Air. Ibadat cahaya Lilin Kasih ini sebagai simbol bahwa Gereja menjadi bagian dari duta damai menuju “INDONESIA CAHAYA”.

Kredit Photo: Cessnia-Panita JAMNAS SEKAMI 2018

By: Sr. Maria Seba SFIC & Cessnia

 

Tinggalkan Balasan