Pentas Seni JAMNAS SEKAMI 2018: Indonesia Itu Luar Biasa Kaya Akan Seni Budaya

Gegap gempita malam  perhelatan pentas seni Jamnas SEKAMI 2018 di lapangan SMA Santo Paulus pada 4 -5 Juli 2018, terbilang mampu memukau penonton. Dentuman musik dan eloknya penampilan yang disuguhkan oleh para peserta JAMNAS SEKAMI 2018, seolah menggelagar, menguncang panggung utama event Perkenalan Seni dan Budaya yang diikuti oleh 36 Keuskupan se-Indonesia.

Warna-warni budaya Indonesia yang beraneka ragam dirangkum dengan sangat apik dalam balutan kreatifitas seni tari, lagu, drama dan sebagainya. Indonesia luar biasa kaya. Pernyataan ini bukan isapan jempol belaka karena kekayaan Indonesia sudah terbukti berhasil menembus panggung Internasional dalam berbagai event budaya berstandar dunia.

‘Duet Maut’ Mgr. Simon Poh Hoon Seng, Uskup Agung Kuching-Malaysia bersama Mgr. Agustinus Agus Pr, Uskup Agung Pontianak.

Penampilan elok dari berbagai Keuskupan yang dibagi berdasarkan Regio Keuskupan, kecuali regio Papua dan Kalimantan Barat, yang memanjakan mata ribuan penonton mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Hadir di panggung utama Mgr. Simon Poh Hoon Seng, Uskup Agung Kuching-Malaysia bersama Mgr. Agustinus Agus Pr, Uskup Agung Pontianak. Penampilan dalam ‘duet mau’ dua Uskup Agung berbeda warga negara ini berhasil membius anak dan remaja misioner pada pembukaan malam pentas seni.

Penampilan dari Regio Jawa.

Persiapan yang baik tentu akan berbuah kemanisan. Berikut kami sajikan kisah dari Dirdios Keuskupan Ruteng, Sr. Yohana CP. Biarawati Kongregasi Suster Passionis ini mengaku untuk berlatih perlu ketekunan dan perjuangan. “Kami sudah mempersiapkan properti dan pertunjukan seni dengan baik. Namun sebelum berangkat ke Pontianak kami melakukan persiapan lagi selama tiga hari,”ungkapnya. Ia juga mengaku bahwa kontingen utusan dari Keuskupan Ruteng melakukan juga karantina mulai dari tanggal 28 sampai 30 Juni 2018 yang lalu. Kemudian pada  tanggal 1 Juli 2018 mulai berangkat dari Laboan Bajo menuju ke pontianak.

Tarian Tradisional yang dibawakan oleh dari Regio Kalimantan.

Kesan manis juga terlontar dari salah satu peserta pentas seni malam itu, Stevani Susiarini. “Kegiatan ini sebagai ajang untuk mengunkapkan kegembiraan dan berbagi sukacita dalam keberagaman,”ungkapnya.

Kredit Photo: Dok. Komsos KAP

By :Tri Urada

 

Tinggalkan Balasan