Novena St. Fransiskus Assisi di Paroki Gembala Baik Pontianak: Intensi Khusus Bagi Panggilan Hidup Membiara

Setiap tahun menjelang perayaan St. Fransiskus Assisi, Paroki Gembala Baik mengadakan novena St. Fransiskus Assisi selama 9 hari berturut-turut. Novena yang dibawa dalam perayaan Ekaristi ini dimulai dari tanggal 24 September sampai dengan  tanggal 2 Oktober 2018 mendatang. Menurut Pater Leo OFMCap, menjelang perayaan hari raya St. Fransiskus Assisi, panitia bersama seluruh umat mengadakan berbagai kegiatan seperti; Seminar St. Fransiskus Asissi, Ibadat Transitus, dan perayaan puncak pada tanggal 4 Oktober 2018 mendatang. Selaras dengan tema yang diusung dalam Novena St. Fransiskus Assisi tahun ini yakni “Melayani dengan Sukacita ” Pater Leo mengajak seluruh umat untuk meneladani orang kudus dari Assisi ini dalam pelayanan dan panggilan masing-masing. “Harapan saya kepada umat GB,  agar mereka tetap bertumbuh dalam iman, harapan dan kasih akan Allah dan sesama serta tetap semangat dalam hidup menggereja sebagaimana yang dicontohkan oleh St Fransiskus Assisi,”ungkapnya.

Melibatkan anak-anak kecil dengan pakaian biarawan-biarawati dengan tujuan untuk menumbuhkan benih panggilan dalam diri mereka.

Pastor Paroki Gembala Baik ini juga mengajak seluruh umat untuk memberi perhatian pada panggilan khusus menjadi imam, bruder dan suster. Dukungan umat bisa dilakukan dengan mengarahkan putra-putri mereka untuk mulai mengenal hidup membiara sejak dini. “Sekarang jumlah umat yang mau jadi imam, biarawan-biarawati sangat sedikit. Gaya hidup modern: hedonisme, konsumerisme dan sekularisme, mungkin merupakan salah satu penyebab menurunnya minat pada generasi muda untuk menjadi imam, biarawan-biarawati,”ungkapnya.

Suasana Misa pembukaan novena St. Fransiskus Assisi di Paroki Gembala Baik Shenghie, pada Senin, 24 September 2018 bersama Uskup Agung Emeritus, Mgr. Hieronymus Bumbun OFMCap, P. Leo OFMCap dan P. Amandus Ambot OFMCap.

Berbicara di hadapan umat pada misa pembukaan novena St. Fransiskus Assisi di Paroki Gembala Baik Shenghie, pada Senin, 24 September 2018, Pater Leo memaparkan fakta menurunnya jumlah panggilan saat ini yang sangat kontras dengan jumlah umat yang semakin bertambah. “Jumlah umat dari waktu ke waktu semakin bertambah.

Dukungan umat bisa dilakukan dengan mengarahkan putra-putri mereka untuk mulai mengenal hidup membiara sejak dini.

Gereja dalam pelbagai cara berusaha untuk menumbuhkan panggilan dalam diri generasi muda dengan mengadakan kegiatan rohani seperti retret, rekoleksi, aksi panggilan dan pertemuan kaum muda. Hasilnya ada namun tidak sebanding dengan jumlah umat yang semakin bertambah,”ungkap Pater Leo. Oleh karena itu, katanya lagi, “Paroki Gembala Baik Shenghie Pontianak dalam novena St Fransiskus Assisi mencoba untuk melibatkan anak-anak kecil dengan pakaian biarawan-biarawati dengan tujuan untuk menumbuhkan benih panggilan dalam diri anak-anak. Atau paling tidak menumbuhkan kesetiaan mereka akan iman katolik dan kelak dapat menjadi orang Katolik yang baik,”ungkapnya.

Photo: dok. Paroki Gembala Baik Pontianak

By. P. Leo OFMCap, Pastor Paroki Gembala Baik Pontianak

 

Tinggalkan Balasan