Keluarga Fransiskan/Fransiskanes Pontianak Menggelar Ibadat Transitus, Sebuah Refleksi Kematian Menuju Kehidupan Abadi.

Setiap tanggal 3 Oktober keluarga besar Fransiskan/Fransiskanes di seluruh dunia memperingati wafatnya Santo Fransiskus dalam ibadat Transitus. Peringatan ini dirayakan secara meriah oleh seluruh pengikut Santo Fransiskus dan juga mereka yang berdevosi kepada sang Santo. Transitus adalah istilah dalam tradisi fransiskan untuk mengilustrasikan beralihnya jiwa Si Miskin dari Assisi ini dari dunia yang fana ke surga penuh kemuliaan. Santo Fransiskus dari Assisi yang lahir pada tahun 1181 di kota Asisi ini adalah pendiri Ordo Fransiskan. Santo pelindung hewan dan lingkungan hidup ini semasa hidupnya menjalankan Injil secara harafiah dengan mengikuti semua yang Yesus katakan dan lakukan.

Ibadat transitus dimulai pada pukul 17.00 WIB di Kapel Rumah Retret Tirta Ria pada tanggal 3 Oktober 2018. Hadir dalam ibadat transitus Keluarga Fransiskan/Fransiskanes Pontianak (KEFRAP) yang berkarya di wilayah Keuskupan Agung Pontianak yakni, OFMCap, MTB, SFIC, KFS, SMFA, SFD dan OFS.

Kemudian ibadat Transitus dimulai dengan madah dan dilanjutkan dengan pendarasan mazmur-mazmur: Mazmur 121, 141 dan Kisah Para Rasul 19:1-7. Kutipan-kutipan ini menghantar pada permenungan akan kemahakuasaan Allah dan keagungan-Nya serta belaskasih-Nya kepada umat-Nya. Menyusul bacaan dari Flp 1:19-21; 3:7-8, dan Gal 2:20; 6:14, 17-18. Kedua bacaan ini mengantar pada permenungan akan salib Tuhan Kita Yesus Kristus. Salib menjadi tanda seorang pengikut Yesus. Setelah pembacaan Kitab Suci, dibacakan ringkasan riwayat peralihan (transitus) Santo Fransiskus dari dunia menuju Pencipta-Nya. Visualisasi tablo transitus dibawakan oleh para frater Kapusin.

Pembaharuan janji fransiskan dipimpin oleh Minister Provinsial Kapusin Pontianak, P. Hermanus Mayong OFMCap

Dipenghujung ibadat seluruh fransiskan/fransiskanes membaharui janji fransiskan sembari memegang lilin bernyala. Pembaharuan janji fransiskan dipimpin oleh Minister Provinsial Kapusin Pontianak, P. Hermanus Mayong OFMCap. “Saudara/saudari sangat tepatlah pada sore ini kita membaharui kesetiaan kita kepada wasiat Bapa Fransiskus, warisan yang ditinggalkan bagi kita. Dengan tekad setia kepada wasiatnya, kita membaharui kaul-kaul kita,”ungkap P. Mayong OFMCap.

Berikut kami sajikan cuplikan serangkaian ibadat transitus di Kapel Rumah Retret Tirta Ria dalam rekaman gambar:

By. Sr. Maria Seba SFIC

Tinggalkan Balasan