Menggali Spiritualitas dalam Retret yang Rekreatif : Imam Diosesan KAP Dipanggil untuk Melayani

Para imam diosesan Keuskupan Agung Pontianak, setiap tahun mengadakan retret tahunan secara bersama-sama. Pada tahun ini, retret di adakan di St. Joseph’s Sanctuary Gourmet Farms, Inc. – Silang, Cavite Philippines. Pelaksanaan retret sengaja memilih tempat di Filipina dengan maksud sesudah retret, para imam bisa rekreasi bersama menikmati keindahan suasana berbagai tempat di kota Filipina.

Retret yang berlangsung dari tanggal 10-13 Oktober 2018 ini diikuti sebanyak 17 imam diosesan Keuskupan Agung Pontianak (KAP) dan mengambil tema : “Dipanggil untuk Melayani”. Dalam retret kali ini para imam diosesan diajak menggali spiritualitas dalam retret yang rekreatif sambil merefleksikan kembali sejarah awal panggilan masing-masing.

Pendamping retret RP Anton Pras Hestasusilo, CICM. Sepanjang retret para imam diajak menggali nilai-nilai spiritualitas imam diosesan maka peserta diingatkan bahwa imam diosesan haruslah menjadi imam yang memiliki keserupaan dengan Kristus dalam melayani.

Oleh karena itu peserta diingatkan akan pentingnya nilai hakiki kesetiaan bahwa sebagai imam harus setia akan panggilannya.  Para imam diajak untuk meneladani Sang Gembala utama yaitu Yesus Kristus. Para imam diajak untuk menghidupi sakramen dan sabda dengan merayakan Ekaristi setiap hari, mengunjungi sakramen maha kudus dan juga kesetiaan dan ketekunan dalam ibadat harian. Retret kali ini terasa cukup rileks, terbuka kesempatan satu dengan yang lain untuk saling berbagi pengalaman hidup baik dalam suka maupun duka selama berkarya.

Didampingi Mgr. Agustinus Agus dan RP. Andreas Kurniawan OP, peserta retret sempat diajak untuk mengunjungi Generalat Suster SFIC di Tagaytay City dan tempat-tempat lainnya di Filipina.

Pada kesempatan itu, Mgr. Agustinus Agus mengatakan, para imam masih makhluk insani 100%, dengan aneka keterbatasan. Oleh karena itu perlu mendapat perhatian, salah satunya adalah penyegaran rohani. Dengan demikian mereka mampu untuk melaksanakan tugasnya kembali sebagai nabi, imam dan raja.

Menjelang kegiatan hari terakhir retret, diadakan pemilihan pengurus UNIO Keuskupan Agung Pontianak yang baru untuk tiga tahun ke depan.  Forum menunjuk RD. Aleksius Alex sebagai Ketua UNIO dan RD. Alexander Mardalis sebagai Wakil Ketua UNIO, RD. Fransiskus Apololinus sebagai Bendahara, dan RD. Saut Maruli Tua sebagai Sekretaris.

Paulus – Sumber Informasi & Foto : RD. Alexander Mardalis

RD. Alexander Mardalis, Mgr. Agustinus Agus, dan RD. Aleksius Alex berfoto bersama

 

Tinggalkan Balasan