Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Kalbar Sabet 3 Juara dalam Ajang Pesparani 2018 di Ambon

  • Mgr. Agus Sampaikan Rasa Bangganya Sebagai Gereja Kalimantan

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) yang  digelar di Kota Ambon –  Maluku pada 26 Oktober sampai 2 November 2018 sudah mencapai puncaknya.  Berbagai lomba pun sudah kelar dilaksanakan.

suasana pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah bagi para pemenang

Kini tiba saatnya yang dinanti-nanti oleh seluruh kontingen dari  34 propinsi di seluruh Indonesia yaitu pengumuman pemenang lomba. Semua berharap-harap cemas, karena sama-sama berharap dapat memperoleh juara di dalam lomba.

Kontingen dari Kalimantan Barat yang diseleksi dari seluruh kabupaten/kota, dan  berangkat atas nama Kontingen Pesparani Kalimantan Barat memperoleh hasil yang sangat memuaskan. Tiga (3) kategori lomba diraih oleh kontingen Kalimantgan Barat.

Kontingen Kaltim raih juara umum

Ketiga kategori tersebut, yaitu : Juara Paduan Suara Gregorian anak, Juara Paduan Suara Gregorian dewasa, dan Juara lomba bertutur Kitab Suci.

Sementara Juara Umum di raih Kalimantan Timur.

Mgr. Agustinus Agus kepada Tim Komsos Keuskupan Agung Pontianak menyatakan rasa bangganya sebagai Gereja Kalimantan karena mampu meraih juara diajang Pesparani tahun 2018.

Mgr. Agustinus berfoto bersama Kapolda Maluku, Organiasi Katolik

“Bangga rasanya sebagai Gereja Kalimantan,” tulis Mgr. Agus lewat WA yang dikirim kepada Tim Komsos Keuskupan Agung Pontianak, pada Kamis malam (1/10/2018) sekitar pukul 20.00 WIB.

Seperti kita ketahui bersama Pesparani tingkat nasional ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Ambon Maluku. Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) merupakan suatu aktivitas seni dan budaya masyarakat Katolik dalam bentuk pegelaran dan lomba musik liturgi dengan tujuan untuk mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan umat Katolik terhadap ibadah/liturgi Gereja.

Mgr. Agustinus meluapkan kegembiraan dengan berfoto bersama dengan sebagian rombongan kontingen Kalbar

Selain itu kegiatan Pesparani bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat Katolik Indonesia melalui kreasi budaya dan seni.

PM – Sumber informasi dan Kredit Photo : Mgr. Agustinus Agus

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *