Fri. Nov 15th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Penyambutan Kepulangan Kontingen Pesparani Kalbar dari Ambon di Bandara Supadio Pontianak

Dr. Aloysius Mering sampaikan ucapan terima kasih

Jumat (2/11/2018) sekitar pukul 16.00 WIB suasana di lobby lantai dasar penjemputan kedatangan penumpang domestic Bandara Supadio Pontianak tampak ramai oleh lalu lalang para penjemput.

Di tengah hiruk pikuk suasana itu tampak pula sekelompok orang yang sedang berdiri berjejer di dekat dinding gedung sambil memegang spanduk bertuliskan : “selamat datang kontingen Pesparani Katolik Nasional Provinsi Kalimantan Barat dan  selamat atas prestasi yang di raih”

Ucapan dispanduk datang dari : Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, Keuskupan Agung Pontianak, Pemda Provinsi Kalbar, Pengurus LP3KD Kalbar dan Pengurus LP3KD Kota Pontianak.

Yel-yel riuh diteriakan oleh para penyambut saat iring-iringan kontingen terlihat keluar dari pintu lobby dalam Bandara Supadio.

Sontak sebagian anggota kontingen Pesparani yang ikut berlomba paduan suara di Ambon melantunkan lagu “Dayung di Arus” dengan suara Gregorian.

Lagu yang dilantunkan dengan suara yang menakjubkan mampu membuat setiap orang yang lalu lalang terkesima sehingga memaksa mereka berhenti sejenak untuk menikmatinya.

Selanjutnya dilakukan prosesi pengalungan bunga kepada beberapa orang yang sudah ditunjuk oleh panitia, di antaranya tampak kepada Drs. Ignatius Lyong (Ketua Panitia), Dr. Aloysius Mering (Koordinator pelatih paduan suara), para peraih gelar champion dalam lomba.

Aloysius Mering kepada awak media mengatakan, hasil yang diperoleh diluar dugaan.

Drs. Ignatius Lyong mendapat pengalungan bunga

“Saya tidak mengira ajang yang baru pertama kali diadakan dan baru pertama kali pula diikuti mendapat hasil yang sangat memuaskan. Kalbar memperoleh 3 gelar kehormatan, yaitu : Champion untuk lomba paduan suara gregorian anak,  Champion untuk paduan suara gregorian dewasa, dan Champion untuk bertutur Kitab Suci, “ tandasnya.

Kontingen Kalbat memperoleh tujuh (7) emas dari 12 kategori yang dilombakan.

Dr. Aloysius Mering mendapat pengalungan bunga

Oleh karena itu pada kesempatan itu, Aloysius Mering mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung seperti Pemda Provinsi Kalbar, Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, LP3KD Provinsi maupun Kota, Pemkab/kota, serta seluruh anggota kontingen yang kompak.

Antusias para penyambut kontingen Pesparani Kalbar

“Khusus kepada Uskup Agung Pontianak, Mgr, Agustinus Agus yang sudah setia bersama kami sampai hari terakhir penutupan.  Terima kasih, “ujar Aloysius Mering.

Aloysius Mering mengatakan, tentunya hasil yang sudah dicapai ini tidak membuat berpuas diri. Ke depan diharapkan bisa lebih baik lagi.

Persiapan penyambutan kontingen Pesparani Kalbar

“Kesuksesan ini bukan berarti tidak ada kekurangan dan kelemahan. Kekurangan dan kelemahan tetap ada. Dan itu harus menjadi koreksi bersama untuk diperbaiki ke depannya,” pungkasnya.

Aloysius Mering yakin ke depan, kontingen Kalbar bisa memperoleh hasil yang lebih baik lagi dari yang diperoleh sekarang, asal bersama-sama mau mengevaluasi kekurangan dan kelemahan yang ada.

Panitia dan para pejabat yang mewakil pemerintah berfoto bersama

Pesparani berikutnya (2 tahun), DKI Jakarta menjadi kandidat kuat untuk menjadi tuan rumah perhelatan Pesparani ke-2 tingkat nasional.

PM – Kredit Photo : Arjun Sitohang

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak