Jl. Arif Rahman Hakim No.92 Pontianak email@kap.or.id +62 561 732382

Mengawali Tahun 2019, KAP Adakan Temu Pastores

Setiap enam bulan sekali para imam di Keuskupan Agung Pontianak lengkap dengan kehadiran Bapa Uskup, Mgr Agustinus Agus, berkumpul bersama dalam ‘Temu Pastores”. Perjumpaan ini menjadi agenda rutin yang diselenggarakan sebagai ajang para imam untuk membangun communio hidup berimamat. Soliditas dan solidaritas para imam terbangun melalui perjumpaan seperti ini. Bahkan bagi para imam yang berhalangan hadir mereka akan memberi kabar kepada rekan-rekan imam lainnya dan kepada sekretariat temu pastores.

Temu Pastores pada awal tahun 2019 kali ini diselenggarakan di Wisma Emaus – Nyarumkop (28-31 Januari 2019). Sebanyak 70 imam yang berkarya di Keuskupan Agung Pontianak hadir dalam pertemuan ini.

Usai Misa Pembukaan yang dipimpin oleh Pastor Pius Barces, CP, RD Yosep Maswardi dari sekretariat membuka pertemuan dengan penjelasan agenda Temu Pastores.

Dalam sesi pertama, Mgr Agustinus Agus memberikan “oleh-oleh” dari Sidang Para Uskup. Beliau memberikan informasi terkait hasil sidang para uskup salah satunya terkait jabatan fungsionaris Mgr. Agus yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dana Solidaritas Antar Keuskupan (DSAK).

Selanjutnya, dengan dibantu oleh Kuria Keuskupan (dari Ekonom, Pastor Andreas Kurniawan OP), Mgr. Agus mengemukakan kondisi keuangan khususnya pada pos seminari. Berdasarkan kondisi keuangan itu, Mgr. Agus menegaskan akan serius membenah seminari.

“Dari segi financial Keuskupan Agung Pontianak punya kemampuan untuk itu,” tegas Mgr. Agus.

Karena itu, Mgr. Agus meminta dukungan dan doa dari para imam untuk rencana ini.

Hari kedua temu pastores merupakan Hari Studi tentang ‘Liturgi Gereja Katolik. Dalam sesi ini hadir Sekretaris Eksekutif Komisi Liturgi KWI, RD. Yohanes Rusae.

RD. Yohanes Rusae memaparkan secara umum pemahaman tentang liturgi Gereja Katolik, bagaimana menyiapkannya, bagaimana merayakannya dan apa yang harus diperhatikan dalam mempersiapkannya.

Tampak para imam sangat antusias dalam sesi ini. Selain menyampaikan pertanyaan, juga disharingkan bersama-sama sesuai konteks yang dialami para imam di lapangan.

Sangat dirasakan bahwa sharing memberikan pencerahan para imam seputar Liturgi Gereja Katolik dan segala persoalan dari a-z yang ditemukan di lapangan di-sharing-kan bersama.

Hari Ketiga merupakan pemaparan dari komisi-komisi terkait program kerja yang sudah dilakukan tahun 2018 dan rencana program yang akan dikerjakan pada tahun 2019, termasuk membicarakan kesiapan gelaran kegiatan HOMK KAP 2019 mendatang di Bandol.

Hari terakhir, para peserta menyepakati keputusan Temu Pastores 2019, menyusun agenda Uskup, menyusun agenda Temu Pastores Juli 2019.

Selain itu, Uskup menyampaikan beberapa hal terkait kebijakan Keuskupan Agung Pontianak, yaitu terkait pembenahan seminari, penetapan mempawah menjadi quasi paroki yang saat ini dilayani oleh RD. Silvinus Anton, pembenahan toko komsos yang direncanakan akan menjadi pusat penyediaan Devosionalia, tentang renovasi gedung PSE, serta penunjukkan RD. John Rustam sebagai Ketua Komisi Kerawam.

Uskup juga masih mengingatkan para pastor akan proyek besar terkait sensus umat Katolik. Para Pastor diharapkan tetap aktif mendorong umat untuk melakukan pendataan tentang diri dan keluarganya.

Sementara Pastor Pius Barces, OP (Sekretaris Keuskupan Agung Pontianak) menyinggung soal Pembekalan bagi Dewan Pastoral Paroki, dimana masih banyak yang belum diberi pembekalan.

Pastor Barces Juga disinggung mengenai pemberkatan perkawinan. Para Pastor diharapkan memperhatikan data calon pasangan saat pemberkatan.

Rangkaian Temu Pastores ditutup dengan misa launching HOMK KAP (Hari Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Pontianak) di Gereja Paroki Nyarumkop.

Rangkaian informasi dan edukasi dalam Temu Pastores dilengkapi dengan tradisi para imam untuk berkumpul dan berekreasi bersama. Jalinan relasi antarimam yang sangat solid terbangun lewat perjumpaan ini. Tidak ada pembedaan di antara para imam, baik generasi maupun distingi imam diosesan atau biarawan, semua melebur menjadi satu keluarga imam-imam Allah.

Sayonara – sampai jumpa pada Temu Pastores Juli 2019 mendatang.

PM – Foto Arjun

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: