Mon. Oct 14th, 2019

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Pengenalan Semboyan SEKAMI di Stasi Lenggot dan Jering Paroki Pahauman

Children Helping Children(Anak Menolong Anak) adalah semboyan SEKAMI (Serikat, Kepausan, Anak/Remaja Misioner) yang selalu digalakkan dalam karya pewartaan sukacita serta upaya mempererat persaudaraan antar sesama. Semboyan ini menjadi hal yang wajib diketahui serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi anggota SEKAMI. Namun, tidak semua anggota SEKAMI mengetahui semboyan Children Helping Children ini, terutama anggota SEKAMI yang berada di stasi-stasi.

Menyikapi hal tersebut, pembina dan SEKAMI Pusat Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman mengadakan kegiatan pembinaan iman sekaligus memperkenalkan semboyan Children Helping Children di Stasi Lenggot dan Stasi Jering pada hari Minggu, 30 Juni 2019.

semangat 2D2K (Doa, Derma, Kurban, Kesaksian)

Berbekal semangat 2D2K (Doa, Derma, Kurban, Kesaksian), SEKAMI pusat paroki yang berjumlah 20 orang didampingi 2 orang pembina pergi ke Stasi Lenggot yang berjarak tempuh 35 menit menggunakan mobil desa.

Sesampainya di Stasi Lenggot, mereka mengikuti ibadah hari minggu bersama umat di Gereja Santo Fransiskus Asisi Lenggot. Setelah ibadah bersama, mereka memulai kegiatan pembinaan iman anak yang dihadiri oleh 30 orang SEKAMI dari Stasi Lenggot dan Stasi Jering.

“Semboyan SEKAMI adalah CHC (Children Helping Children) atau anak menolong anak yang didasari oleh semangat 2D2K. Jadi, kita harus menjadi misionaris cilik yang siap diutus berbagi kebaikan dan suka cita,” jelas Reno, salah satu animator dalam pengenalan semboyan SEKAMI.

Anggota SEKAMI juga berusaha mempererat tali persaudaraan dengan menyanyikan beberapa lagu rohani. Selain doa dan pembinaan, mereka memberikan derma berupa uang yang disimpan dalam amplop 2D2K. Amplop tersebut diberikan kepada ketua umat Stasi Jering untuk membantu pembangunan gereja di stasi tersebut.

Selanjutnya, mereka diundang untuk santap siang bersama di Stasi Jering yang berjarak tempuh 25 menit dari Stasi Lenggot. Akses jalan yang menghubungkan kedua stasi tersebut mengharuskan mereka untuk berhati-hati sebab melewati jalan yang belum beraspal dan jembatan gantung.

Ibu Merin, pembina SEKAMI menegaskan pentingnya pembinaan iman sejak kecil sebab hal tersebut mampu menumbuhkan semangat berkarya dalam diri setiap anggota SEKAMI. “Semoga semangat berkarya adik-adik SEKAMI dalam mewartakan sukacita tidak pernah padam,” harap Ibu Merin. – Pricilia Grasela VKomsosKAP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak