Mon. Sep 21st, 2020

Keuskupan Agung Pontianak

Instarare Omnia in Christo

Menjadi Sahabat Bagi Sesama

Hal itu disampaikan oleh Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak dalam misa pembukaan malam Natal di Gereja Paroki Keluarga Kudus Jl. Sutan Syahrir No.1, Akcaya, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113, Provinsi: Kalimantan Barat.

Sore itu, tepat pada tanggal  24 Desember 2019 bersama dengan ratusan umat yang sudah memenuhi ruang dalam gereja, ditambah lagi dengan ratusan bangku yang disediakan oleh paroki di tenda luar gereja, tampak ramai dan disambut dengan suasana hikmat.

Malam Natal, sebagaimana kita ketahui merupakan peristiwa gembira jika dilihat dari peristiwa doa Rosario dan hal itu sekaligus sebagai peristiwa yang dimulainya awal karya penyelamatan manusia oleh Tuhan Yesus Kristus sendiri.

Dalam Homili Mgr. Agustinus Agus, mengatakan bahwa dari peristiwa itu, “banyak tokoh –tokoh yang dihadirkan. Pertama, Bunda Maria dan Santo Yoseph  yang  adalah orang sederhana. Tokoh selanjutnya yaitu Tiga  Raja dari Timur (Balthazar, Melchior dan Caspar) yang mempersembahkan emas, kemenyan dan mur. Tiga Raja itu mewakili kaum hartawan, pejabat atau orang berpengaruh, dan intelektual. Tokoh yang ketiga yaitu para gembala yang berjaga dan petani yang menyerahkan kandang mereka untuk kelahiran Tuhan Yesus,” Katanya.

“Apa yang mau dikatakan Tuhan dalam peristiwa ini? Bagi saya adalah Tuhan mau menyapa kita semua  tanpa membeda-bedakan pangkat, kekuasaan dan jabatan.

Sebab kehadiran Tuhan Yesus Kristus merupakan tanda bahwa Tuhan hadir bukan untuk orang yang baik saja atau untuk  kelompok tertentu, tetapi Ia hadir untuk semua orang ,”  Ujarnya.

Sebelum menutup homilinya, Mgr. Agus menegaskan bahwa kasih bisa kita lakukan, tanpa menunggu kita harus suci, kaya dan punya jabatan. 

“Sebagai pribadi manusia, kita punya kesempatan yang sama untuk melakukan tindakan kasih, tanpa menunggu kaya, suci, bahkan punya jabatan. Sebab setiap pribadi manusia sudah Tuhan titipkan talenta. Ada yang satu talenta, ada yang dua, ada yang lima bahkan masih banyak lagi talenta masing-masing orang. Artinya apa? Kita diberi kesempatan yang sama untuk berbuat kasih dengan keadaan dan kondisi apapun,” katanya.

Perayaan Natal kali ini, Mgr. Agustinus Agus, sudah jauh hari telah mengagendakan untuk misa malam natal yang ada di Paroki Keluarga Kudus hal itu disampaikan kepada Pastor Paroki, P. Astanto, CM jauh  hari,” ujar Pastor Astanto, CM saat memberi kata sambutannya.

Dalam kata sambutanya itu, Pastor Astanto, CM mengatakan bahwa, seturut nama Paroki kita adalah Paroki Keluarga Kudus, maka kedepan akan dilanjutkan dengan Pastoral Keluarga yang meliputi pastoral tentang keluarga yang harmonis dengan, janji setia kepada pasangan.

Yang kedua, jika pasangan bermasalah tolong segera datang ke Imam untuk diselesaikan apa perkaranya, jangan menunggu hubungan sudah di ujung tanduk. Dan yang poin selanjutnya, Pastor Astanto, CM mengajak umat dalam pastoral keluarga untuk terus diwarnai dengan semangat-semangat baru yang saling menguatkan,” ujarnya.

Perayaan Malam natal tanggal 24 Desember 2019 itu, ditutup dengan foto bersama Mgr. Agustinus Agus Uskup Agung Pontianak dan P. Astanto, CM – dengan 16 Prodiakon dan satu suster yang membantu membagikan Komuni dalam perayaan Misa Malam Natal.

Selain itu dilanjutkan foto bersama dengan 8 misdinar cilik dan koor yang bertugas pada malam natal di Paroki Keluarga Kudus Kota Baru. Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. – Semz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Keuskupan Agung Pontianak